LUBUKBASUNG — Dua kecamatan di Agam yang sebelumnya dilanda bencana hidrometeorologi pada November 2025 kini mendapat prioritas program padat karya dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Budi Perwira Negara, mengatakan total ada 11 titik yang tersebar di Kecamatan Tanjung Raya dan Palembayan.
Di Kecamatan Tanjung Raya, program menyasar Nagari Bayua dan Nagari Koto Kaciak. Sementara untuk Kecamatan Palembayan, kegiatan dipusatkan di Nagari Koto Silungkang.
"Di Kecamatan Tanjung Raya untuk Nagari Bayua dan Nagari Koto Kaciak. Khusus Kecamatan Palembayan di Nagari Koto Silungkang," kata Budi didampingi Kepala Bidang Produktivitas Pelatihan Tenaga Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disperindagnaker Agam, Erianto, Sabtu (waktu tidak disebut dalam bahan).
Dana sebesar Rp100 juta untuk masing-masing titik digunakan dengan komposisi 60 persen untuk pembelian bahan bangunan dan 40 persen untuk upah tenaga kerja. Pekerja lokal yang terlibat akan mendapat ransum tukang Rp120 ribu per hari per orang, sementara pekerja umum mendapat Rp95 ribu per hari.
Waktu kerja dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB selama 12 hari. Jenis kegiatan yang diusulkan dari nagari meliputi rabat beton, pembangunan saluran irigasi, dan dam parit.
Budi menyebutkan, hingga saat ini belum ada satu pun titik yang memulai pengerjaan. "Saat ini program tersebut belum ada yang mulai dan sedang persiapan," katanya.
Sebelumnya, ada enam kecamatan yang mengusulkan program padat karya ke Kemenaker, yakni Malalak, Tanjung Raya, Matur, Ampek Koto, Palembayan, dan Tanjung Raya. Namun hanya tiga nagari yang disetujui. Sisanya batal karena persyaratan masih kurang.
Usulan diajukan oleh masing-masing nagari setelah Disperindagnaker Agam melakukan jemput bola. Langkah ini berdasarkan surat Bupati Agam Nomor: 500.15/215/Disperindagnaker 2026 perihal Bantuan Perluasan Kesempatan Kerja Penanggulangan Bencana Banjir 2026 yang ditujukan ke para camat.
Surat tersebut menindaklanjuti arahan Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker RI Nomor: R-3.4/843/PK.03.00/III/2026 tentang Informasi Bantuan Perluasan Kesempatan Kerja Penanggulangan Bencana Banjir di Sumatera 2026.
Kemenaker membuka dua skema bantuan, yakni padat karya dan tenaga kerja mandiri pemula (TKMP) bagi daerah terdampak. Pendaftaran dibuka pada 13 Maret hingga 9 April 2026 melalui laman https//bizhub.kemenaker.go.id.