Dana Ventura Chemistry Ventures Kumpulkan Rp 8,25 Triliun untuk Pendanaan AI Tahap Awal

Penulis: Bastian Sihombing  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 04:20:32 WIB
Chemistry Ventures berhasil mengumpulkan dana Rp 8,25 triliun untuk pendanaan AI tahap awal.

SUMATERA BARAT — Chemistry Ventures, firma modal ventura yang lahir dua tahun lalu dari kolaborasi tiga tokoh investasi Silicon Valley, kembali menunjukkan taringnya. Berdasarkan dokumen yang diajukan ke SEC (Securities and Exchange Commission), perusahaan yang didirikan oleh Mark Goldberg, Ethan Kurzweil, dan Kristina Shen ini tengah menggalang dana untuk fund kedua senilai USD 500 juta (sekitar Rp 8,25 triliun).

Fokus Investasi: Infrastruktur dan Aplikasi AI

Berbeda dengan banyak VC lain yang bermain di semua sektor, Chemistry Ventures memilih fokus yang tajam. Mereka hanya berinvestasi di perusahaan rintisan tahap awal yang bergerak di bidang kecerdasan buatan, baik yang membangun infrastruktur pendukung maupun aplikasi langsung untuk pengguna.

Portofolio mereka saat ini sudah mencakup nama-nama seperti Granola, Decagon, Persona, Serval, dan Nova Intelligence. Kelima startup ini bergerak di berbagai lapisan ekosistem AI, mulai dari keamanan identitas digital hingga intelijen bisnis.

Tim Pendiri dengan Rekam Jejak Investasi Gemilang

Ketiga pendiri Chemistry Ventures bukanlah wajah baru di dunia venture capital. Mark Goldberg sebelumnya berkarier di Index Ventures, Ethan Kurzweil berasal dari Bessemer Venture Partners, dan Kristina Shen merupakan alumni Andreessen Horowitz (a16z).

Kombinasi pengalaman dari tiga firma investasi paling disegani di dunia ini menjadi daya tarik utama bagi para limited partner (LP) yang ingin menempatkan dana mereka di sektor AI. Chemistry sendiri didirikan dengan tujuan menggabungkan pengetahuan dan jaringan luas para pendiri dari berbagai "sekolah" VC besar.

Fund Kedua Sudah Kelebihan Permintaan

Menurut laporan Wall Street Journal, fund kedua Chemistry Ventures ini sudah mengalami oversubscribed — artinya jumlah komitmen dari investor melebihi target USD 500 juta. Proses penggalangan dana diperkirakan akan segera ditutup dalam waktu dekat.

Chemistry Ventures belum memberikan tanggapan resmi saat dimintai konfirmasi. Namun, respons positif dari pasar menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap strategi investasi AI tahap awal masih sangat kuat, meskipun kondisi ekonomi global sedang tidak menentu.

Bagi pengamat industri teknologi di Indonesia, kabar ini bisa menjadi sinyal bahwa tren pendanaan AI global masih bergerak naik. Jika Chemistry Ventures sukses menutup fund kedua mereka, akan semakin banyak startup AI yang mendapatkan suntikan dana segar untuk mengembangkan produk dan berekspansi, termasuk potensi masuk ke pasar Asia Tenggara.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top