PASAMAN BARAT — Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut karet terjadi di Pasaman Barat pada Rabu pagi. Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong atau sopir panik hingga akhirnya keluar jalur dan menghantam pohon sawit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB dari seorang warga bernama Wike. Peristiwa diperkirakan terjadi setengah jam sebelumnya, sekitar pukul 05.30 WIB.
"Truk bermuatan karet tersebut tengah melaju ke arah Pasaman. Diduga sopir truk panik dan kehilangan kendali sehingga menyenggol pengendara motor, lalu memutar setir hingga menabrak pohon kelapa sawit," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Rabu.
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Padang melalui Pos SAR Pasaman menggerakkan personel menuju titik koordinat 0°12'17.47?N 99°46'33.88"E. Jarak dari pos ke lokasi kejadian mencapai 22,8 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 31 menit.
Sebanyak lima personel rescuer dari Pos SAR Pasaman diberangkatkan pada pukul 06.05 WIB. Mereka membawa mobil Rescue Dmax Box dan sejumlah peralatan khusus.
Peralatan yang dibawa antara lain Palsar Ekstrikasi untuk memotong atau mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan, Palsar Mountenering, Palsar Medis, serta Palsar Komunikasi. Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah dan belum ada hambatan berarti dalam proses penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, Basarnas masih melakukan pendataan jumlah dan kondisi korban. Tim fokus pada proses evakuasi di lokasi kejadian.
"Data korban masih menyusul. Saat ini tim fokus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan seluruh korban bisa segera dievakuasi," ujar Abdul Malik.
Belum diketahui secara pasti apakah sopir truk mengalami luka berat atau ringan dalam insiden ini. Proses evakuasi terus berlangsung dengan pengawalan dari pihak kepolisian setempat.