PADANG — Buya Gusrizal menyampaikan permohonan maaf dan izin karena tidak dapat menghadiri Musda XI MUI Sumbar. Namun, ia menitipkan harapan agar nilai-nilai keulamaan Minangkabau tetap berkelanjutan.
"Saya mohon maaf dan izin tidak bisa menghadirinya, namun tetap berharap agar nilai-nilai keulamaan Ranah Minang tetap berkelanjutan," ujar Buya dalam pernyataannya, Selasa.
Pesan Buya Gusrizal nyaris sempurna tergambar dalam semboyan yang selama ini menjadi visi MUI Sumbar: "Membawa 'Izzah, Menyandang Khidmah". Izzah berarti wibawa keulamaan, sementara khidmah adalah pelayanan kepada umat.
Menurut Buya, dua kata itu saling mengikat. Seorang ulama tak sekadar disegani karena ilmunya, tetapi juga diukur dari kehadirannya di tengah