PADANG — Lonjakan pengguna kereta api di Sumatera Barat selama libur sekolah tahun ini tidak hanya terjadi di kota besar. Data KAI Divre II Sumbar menunjukkan, Stasiun Pariaman melayani 40.453 pelanggan dan Stasiun Air Tawar mencatat 19.244 pelanggan. Keduanya masuk dalam lima besar stasiun dengan volume penumpang tertinggi.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebut peningkatan ini sebagai indikasi kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. “Momentum libur sekolah tahun ini dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga menggunakan kereta api karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Padang.
Stasiun Padang mencatat 56.451 pelanggan untuk keberangkatan dan 55.705 pelanggan untuk kedatangan. Stasiun Pariaman menyusul dengan 40.453 pelanggan keberangkatan dan 42.644 pelanggan kedatangan. Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) juga mencatat angka signifikan, dengan 14.015 pelanggan keberangkatan dan 14.946 pelanggan kedatangan.
Sementara itu, Stasiun Lubuk Alung dan Stasiun Naras masing-masing mencatat 10.493 pelanggan dan 10.636 pelanggan. Data ini menunjukkan distribusi pergerakan warga yang merata di sepanjang jalur kereta api Sumatera Barat, tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota provinsi.
Salah satu pelanggan KA Pariaman Ekspres, Rina (34), warga Kota Padang, mengaku memilih kereta api karena faktor kenyamanan dan kepastian waktu. “Perjalanannya nyaman, bersih, tepat waktu, dan anak-anak juga senang naik kereta. Selain harganya terjangkau, kami tidak perlu khawatir terjebak kemacetan sehingga liburan menjadi lebih menyenangkan,” ungkapnya.
Menurut Reza, tingginya mobilitas selama libur sekolah turut mendorong sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kereta api menghubungkan pusat aktivitas ekonomi, kawasan pesisir, hingga destinasi wisata di Sumatera Barat.
KAI Divre II Sumbar mengimbau calon pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal. Pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan. Bagi pelanggan yang belum memiliki tiket, layanan go-show di loket stasiun tetap tersedia tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tiket masih ada.
Reza menambahkan, capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh insan KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur sekolah. KAI Divre II Sumbar akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” tutupnya.