PASAMAN BARAT — Warga di pelosok Nagari Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, kini tak perlu lagi menempuh puluhan kilometer ke Simpang Empat hanya untuk mengurus administrasi kependudukan atau perizinan. Pemerintah kabupaten meluncurkan program pelayanan terpadu yang mendatangkan langsung puluhan petugas dari berbagai dinas ke tengah-tengah masyarakat.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyebut program ini merupakan inovasi percepatan pelayanan publik. "Ini perdana kita lakukan. Pelayanan terpadu ini melibatkan sejumlah dinas dalam upaya percepatan pelayanan ke warga. Pelayanan ini akan kita gilir di setiap nagari," kata Yulianto di Simpang Empat, Senin.
Dalam satu lokasi, warga bisa mengurus berbagai keperluan sekaligus. Mulai dari administrasi kependudukan dan catatan sipil, perizinan, perpajakan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Tak hanya itu, pembukaan rekening bank dan pasar murah juga tersedia di tempat yang sama.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pasaman Barat Yuli Asma menjelaskan, konsep ini memberikan efisiensi waktu dan biaya. "Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, cepat, mudah, murah, transparan, dan berkeadilan," ujarnya.
Bupati Yulianto mengakui, tidak semua warga memiliki kemudahan untuk datang langsung ke kantor pelayanan di Simpang Empat. Faktor jarak, waktu, usia lanjut, hingga kondisi tertentu menjadi kendala utama. "Semua ini tidak terlepas dari peran semua pihak, mulai dari pak camat, wali nagari, jorong, tokoh masyarakat, ninik mamak, dan semua pihak yang bahu-membahu agar pelayanan langsung menyentuh masyarakat," kata Yulianto.
Ketua TP PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, memberikan apresiasi khusus pada layanan kesehatan yang disediakan. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan cek kesehatan gratis tersebut dengan baik.
Setelah Nagari Kinali, program ini akan bergulir ke kecamatan lain. Berikut jadwal yang telah ditetapkan:
Bupati berharap pelayanan ini bisa terus ditingkatkan dan menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan pemerintahan di ibu kota kabupaten.