Uber Kembangkan Layanan Hotel hingga Robotaxi, Tak Ingin Jadi Super-App ala Asia

Penulis: Ronal Siregar  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 19:27:31 WIB
Uber meluncurkan fitur pemesanan hotel melalui aplikasi yang didukung Expedia.

SUMATERA BARAT — Uber perlahan merambah layanan di luar ride-hailing dan pengantaran makanan. Dalam wawancara dengan TechCrunch, Sachin Kansal menjelaskan bahwa perjalanan menjadi pilar bisnis ketiga setelah transportasi dan makanan. Sekitar 1,5 miliar perjalanan di platform Uber setiap tahunnya terjadi di luar kota asal pengguna.

Hotel, Kapal Sewa, dan Belanja dari Toko Lokal

Pada awal tahun ini, Uber meluncurkan fitur pemesanan hotel yang didukung Expedia. Pengguna bisa memesan kamar langsung dari aplikasi Uber tanpa dialihkan ke situs pihak ketiga. "Kami membangun seluruh antarmuka pengguna sendiri bermitra dengan Expedia," ujar Kansal.

Selain hotel, Uber juga menghadirkan layanan sewa kapal di Eropa dan fitur "shop for me". Fitur ini memungkinkan pengguna berbelanja dari toko lokal mana pun meskipun toko tersebut tidak terdaftar di Uber Eats. Kansal menambahkan, banyak pengguna yang berhenti menggunakan room service dan beralih ke Uber Eats saat menginap di hotel.

Unit AV Labs dan Hubungan Rumit dengan Waymo

Uber memiliki unit bisnis bernama AV Labs yang sudah berusia enam bulan. Unit ini mengembangkan armada kendaraan bersensor yang terpisah dari jaringan pengemudi reguler. Tujuannya mengumpulkan data berkendara dalam jumlah besar untuk memperkuat hubungan dengan mitra kendaraan otonom, termasuk Waymo yang juga menjadi pesaing langsung Uber.

Kansal mengakui kepemilikan data memberikan posisi tawar dan fleksibilitas bagi Uber. "Kami bersaing langsung dengan beberapa mitra yang sama," katanya. Namun ia menegaskan Uber tidak ingin menjadi "segala sesuatu untuk semua orang" dalam strategi produknya.

Layanan Keuangan: Debit untuk Pengemudi, Kredit untuk Pengguna

Uber saat ini fokus pada layanan keuangan untuk pengemudi dan kurir melalui Uber Pro Card, yakni kartu debit untuk mentransfer seluruh pendapatan mereka. Untuk konsumen, Uber memiliki Uber Credits yang terhubung dengan program keanggotaan Uber One.

Anggota Uber One yang kini mencapai 51 juta orang mendapat cashback 10% untuk transaksi hotel senilai Rp165 juta (USD 1.000). Kansal belum berencana menghadirkan layanan buy now, pay later sendiri karena ingin tetap mengandalkan mitra yang sudah ahli di bidang tersebut.

Kemitraan vs Integrasi Penuh

Tidak semua layanan baru Uber terintegrasi penuh. Untuk sewa kapal di Eropa, pengguna dialihkan ke situs mitra untuk menyelesaikan pemesanan. Kansal menjelaskan pendekatan ini memungkinkan Uber menguji coba layanan baru sebelum melakukan integrasi mendalam. "Jika mendapat traksi bagus, kami selalu bisa mengintegrasikannya lebih dalam," pungkasnya.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top