PULAU PUNJUNG — Enam perusahaan perkebunan dan industri di Kabupaten Dharmasraya sepakat membiayai perbaikan lima ruas jalan strategis di wilayah tersebut. Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Annisa Suci Ramadhani dengan perwakilan perusahaan di Pulau Punjung, Kamis.
Bupati Annisa menyebut kolaborasi dengan dunia usaha menjadi solusi konkret mempercepat pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.
Dana Rp6,6 miliar dari program Corporate Social Responsibility (CSR) enam perusahaan akan difokuskan pada peningkatan dan rehabilitasi jalan di lima titik. Berikut daftar ruas yang menjadi prioritas:
Keenam perusahaan yang menandatangani kesepakatan itu adalah PT Andalas Wahana Berjaya, PT Hamparan Kemilau Indah, PT Dharmasraya Sawit Lestari, PT Dharmasraya Lestarindo, PT Sumbar Andalas Kencana, dan PT Kali Dareh. Seluruhnya bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan.
Bupati Annisa mengapresiasi kepedulian dunia usaha terhadap pembangunan daerah melalui pelaksanaan CSR.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi bukti bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama dalam memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujar bupati pertama di Sumatera Barat itu.
Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemkab Dharmasraya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan skema kolaborasi ini, pemerintah daerah berharap proyek perbaikan jalan bisa berjalan lebih cepat tanpa harus menunggu alokasi anggaran daerah.
Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 2026. Pemkab akan terus memantau pelaksanaan di lapangan agar hasilnya sesuai standar dan tepat sasaran bagi masyarakat.