PAINAN — Sebuah penggilingan padi di Kabupaten Pesisir Selatan menjadi titik awal transformasi energi di sektor pertanian Sumatera Barat. Melalui program Electrifying Agriculture, mesin pemecah kulit padi (huller) milik Jhoni Hendra di Painan yang sebelumnya bergantung pada bahan bakar solar kini beroperasi penuh menggunakan listrik PLN.
Peresmian proyek percontohan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak pada Selasa (14/1) di Painan. Acara yang dihadiri sekitar 18 peserta itu melibatkan pemilik huller, Manager ULP Painan Andi Gunawan beserta tim, serta Asisten Manager Pemasaran dan Bisnis Inovatif PLN Energy Services Andry Ardian Nur.
Program ini merupakan kolaborasi antara PLN UP3 Padang dan PLN Energy Services (PLN ES). Tidak sekadar menyambungkan daya listrik baru, paket kerja sama juga mencakup penyediaan mesin huller, mesin pemutih beras (polisher), dan dinamo listrik yang dirancang untuk mendukung proses produksi secara lebih efisien.
"Pilot project ini menjadi bukti bahwa listrik dapat memberikan manfaat lebih besar dalam meningkatkan produktivitas usaha, menekan biaya operasional, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem pertanian modern," ujar General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, dalam keterangan resmi.
Peralihan dari bahan bakar fosil ke energi listrik disebut mampu menekan biaya operasional penggilingan secara signifikan. Selain lebih murah, listrik juga menghadirkan proses produksi yang lebih bersih dan mengurangi ketergantungan terhadap solar yang harganya fluktuatif.
Ririn menambahkan, PLN berkomitmen mendukung kemajuan sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Pihaknya berharap keberhasilan program di Pesisir Selatan ini bisa menjadi contoh bagi lebih banyak pelaku usaha pertanian di Sumatera Barat untuk ikut beralih.
Program ini menjadi proyek perdana PLN Group di Sumatera Barat yang menghadirkan solusi kelistrikan terintegrasi bagi sektor pertanian. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya dari sisi penyediaan pasokan, tetapi juga dukungan teknologi dan pendampingan bagi pelanggan dari hulu ke hilir.
Keberhasilan di Painan ini direncanakan menjadi fondasi pengembangan Program Electrifying Agriculture ke berbagai wilayah lain di Sumatera Barat. PLN terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan yang mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus mempercepat terwujudnya ekosistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.