PASAMAN BARAT — Kebakaran yang melanda kawasan padat pemukiman di Pasar Lama Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, pada Rabu malam (15/7) sekitar pukul 19.48 WIB, memaksa enam keluarga kehilangan tempat tinggal. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah bertingkat sebelum dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Pemerintah daerah bergerak cepat. Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, langsung turun ke lokasi dan menyalurkan bantuan pada Jumat. "Kita menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan pokok. Ini bentuk kepedulian kita dan kehadiran pemerintah bagi masyarakat," ujarnya di Simpang Empat.
Setiap keluarga korban menerima uang tunai sebesar Rp1 juta yang bersumber dari anggaran Baznas Pasaman Barat. Selain itu, Dinas Sosial menyerahkan paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, gula pasir, teh kotak, dan kain sarung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menambah bantuan logistik yang terdiri dari paket sembako, popok bayi, susu bayi, makanan ringan, minyak goreng, serta mi instan.
Petugas pemadam kebakaran dari Posko Ujung Gading dan Posko Air Balam berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.30 WIB atau dua jam setelah kebakaran terjadi. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, enam unit rumah milik H. Mukti, Wahyu Baskoro, Sahwardi, Tantri Gunawan, Edi Sandri, dan Hariyandi hangus terbakar.
Di tengah duka para korban, M. Ihpan menyampaikan belasungkawa dan harapan agar mereka diberi ketabahan. "Saya turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu malam. Kehadiran kami mungkin belum dapat menggantikan kerugian yang dialami, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan dukungan dan sedikit meringankan beban masyarakat," kata dia.
Pemerintah setempat masih mendata kemungkinan bantuan lanjutan bagi para korban yang kini kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Kebakaran di kawasan Pasar Lama Ujung Gading ini menjadi peringatan akan tingginya risiko kebakaran di permukiman padat, terutama saat musim kemarau.