PULAU PUNJUNG — Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memimpin langsung sosialisasi "Commander Wish" atau pedoman kerja Kapolda Sumbar kepada seluruh personel di lingkungan Polres Dharmasraya, Jumat (20/12). Kegiatan yang digelar di Mapolres ini dihadiri oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polri.
Dalam arahannya, Kapolres memaparkan sepuluh fokus utama yang harus menjadi pegangan setiap anggota. Program ini mencakup penguatan spiritual, deteksi dini gangguan kamtibmas, hingga peningkatan profesionalisme personel. Beberapa poin krusial lainnya adalah pemberantasan narkoba, penanganan pertambangan emas tanpa izin (PETI), dan penguatan manajemen media.
Seluruh poin ini, kata Kapolres, merupakan arahan langsung dari Kapolda Sumbar untuk mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, berintegritas, dan humanis. "Commander wish merupakan pedoman yang harus dipahami, dihayati, dan dilaksanakan oleh seluruh anggota Polri," tegasnya dalam keterangan yang diterima, Jumat.
Selain sepuluh poin utama, Kapolres juga menyampaikan sejumlah atensi khusus dari Kapolda Sumbar. Ia mengingatkan seluruh personel untuk selalu siaga menghadapi inspeksi mendadak (sidak). Yang tidak kalah penting, ia menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
"Tugas kita bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, Commander Wish Kapolda Sumbar jangan hanya dipahami sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan," ujar AKBP Kartyana.
Kapolres mengajak seluruh personel untuk menjaga soliditas internal dan memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Ia berharap, dengan adanya pedoman ini, setiap anggota memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam melaksanakan tugas kepolisian yang presisi.
"Tugas kita bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat," tegas Kapolres mengingatkan pentingnya integritas dan pelayanan yang cepat serta berkeadilan. Ia menutup arahannya dengan ajakan untuk terus menjaga nama baik institusi Polri.