AGAM — Dua dokumen strategis diteken langsung oleh Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, bersama Bupati Agam Benni Warlis. Adapun Perjanjian Kerja Sama PBJT ditandatangani antara PLN dan Dinas Perhubungan Kabupaten Agam. Acara yang dihadiri sekitar 40 peserta itu melibatkan jajaran Pemkab Agam, Badan Pendapatan Daerah, serta manajemen PLN ULP Lubuk Basung.
Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis mengapresiasi komitmen PLN yang dinilai berhasil memulihkan sistem kelistrikan pascabencana di Agam. Ia menyebut sinergi ini sebagai fondasi penting untuk pelayanan publik dan percepatan pembangunan sektoral.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, mengungkapkan bahwa Kabupaten Agam menjadi wilayah prioritas dalam Program Listrik Desa (Lisdes). Pada 2025, PLN telah merampungkan pembangunan jaringan di enam lokasi. Pada 2026, alokasi serupa kembali digelontorkan untuk enam lokasi lain.
"Keberhasilan pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan PLN, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat," ujar Munawir. Ia mencontohkan proses pembebasan lahan dan pemangkasan pohon yang kerap menghambat proyek di lapangan.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menekankan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah adalah elemen kunci untuk mempercepat pemerataan akses energi. Menurutnya, pasokan listrik yang andal menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga.
"Sinergi yang terbangun bersama Pemkab Agam menjadi wujud komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin berkualitas," kata Ririn. Ia berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Lewat kesepakatan ini, PLN optimistis pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan lebih efektif. Pasokan listrik yang andal diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Agam.