PADANG PANJANG — Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra membuka secara resmi kegiatan Sekolah Keluarga Angkatan II Tahun 2026 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa. Kehadiran program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan ruang belajar pengasuhan anak yang selama ini disuarakan para kader TP-PKK di lapangan.
Allex Saputra menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembentukan karakter anak. Menurutnya, orang tua tidak bisa berhenti belajar menghadapi tantangan pengasuhan yang kian kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi yang diterima anak-anak.
Dalam sambutannya, Allex menyoroti besarnya peran ibu sejak masa kehamilan hingga mendampingi proses tumbuh kembang anak. Ia menilai para ibu membutuhkan dukungan pengetahuan dan ruang untuk saling berbagi pengalaman agar mampu menjalankan peran tersebut secara optimal.
"Keberhasilan membangun generasi masa depan tidak hanya bergantung pada dunia pendidikan, tetapi juga sangat dipengaruhi pola pengasuhan yang diterapkan di rumah," kata Allex.
Ia menambahkan, anak yang tumbuh dengan pendampingan dan perhatian orang tua akan memiliki karakter yang lebih baik. Karena itu, orang tua perlu terus belajar agar mampu menjalankan perannya secara konsisten di rumah.
Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, mengungkapkan bahwa Sekolah Keluarga lahir dari berbagai masukan kader di lapangan. Masih banyak orang tua yang kebingungan menghadapi persoalan pola asuh dan pendidikan anak di era digital.
"Selain memberikan materi tentang parenting, kegiatan tersebut juga menjadi ruang yang aman bagi para ibu untuk berbagi cerita, menyampaikan persoalan, sekaligus memperoleh dukungan dari sesama peserta maupun narasumber," ujar Maria.
Maria menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan materi. Penyediaan ruang belajar dan pendampingan seperti ini justru memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pemkot Padang Panjang berharap program ini mampu melahirkan lebih banyak keluarga yang tangguh dan harmonis. Lingkungan keluarga yang sehat dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kegiatan yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta organisasi perempuan ini diharapkan menjadi wadah bagi para ibu untuk membangun jejaring dan saling menguatkan antarorang tua.
Para peserta diharapkan tidak hanya hadir sebagai pendengar, tetapi aktif bertanya dan berdiskusi. Ilmu yang diperoleh selama pelatihan nantinya bisa langsung dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya keluarga yang harmonis.