Pencarian

16 Petani dan Pemuda Sawahlunto Ikut Pelatihan Hilirisasi Kopi, Pemkot Serahkan Mesin Pengolahan

Selasa, 01 September 2026 • 17:59:32 WIB
16 Petani dan Pemuda Sawahlunto Ikut Pelatihan Hilirisasi Kopi, Pemkot Serahkan Mesin Pengolahan
Pemerintah Kota Sawahlunto membuka pelatihan hilirisasi kopi bagi 16 petani, pemuda, dan pelaku usaha dari berbagai kecamatan hingga 4 September 2026.

Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melatih 16 petani, pemuda, dan pelaku usaha kopi dari seluruh kecamatan untuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah itu. Pelatihan yang berlangsung hingga 4 September 2026 ini diiringi penyerahan empat jenis alat pengolahan kopi dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani di Kecamatan Barangin.

SAWAHLUNTO — Potensi lahan kopi seluas 104,88 hektare menjadi modal utama Kota Sawahlunto menggenjot hilirisasi komoditas perkebunan. Pemerintah kota meresponsnya dengan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan akses teknologi pengolahan bagi para pelaku usaha kopi di daerah itu.

Kegiatan yang berlangsung hingga 4 September 2026 ini menghadirkan praktisi kopi Beby Candra dan Fahmi Idris sebagai instruktur. Peserta terdiri dari petani, pemuda, dan pelaku usaha yang mewakili sejumlah kecamatan di Kota Sawahlunto.

Modal Lahan 104,88 Hektare dan Minat Petani yang Terus Bertambah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih, menyebut luas perkebunan kopi di daerahnya mencapai 104,88 hektare. Angka itu berpotensi bertambah seiring tingginya minat warga membudidayakan tanaman kopi.

"Dengan kondisi tersebut, kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk dilakukan," kata Heni di Sawahlunto, Senin.

Materi pelatihan disampaikan melalui praktik langsung. Peserta didorong aktif mempraktikkan setiap tahap pengolahan kopi, dari penanganan pascapanen hingga proses produksi, agar kualitas produk meningkat.

Bantuan Alsintan: dari Mesin Kupas Kulit hingga Mesin Pengemasan

Dukungan teknologi pengolahan tidak hanya berupa pelatihan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menyerahkan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kelompok Tani Harapan Baru di Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin.

Bantuan tersebut mencakup mesin pengupas kulit biji kopi basah dan kering, mesin sangrai, mesin penggiling, serta mesin pengemasan produk. Keempat alat ini diharapkan memotong rantai produksi yang selama ini dikerjakan secara manual oleh petani.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan peningkatan kapasitas SDM harus berjalan seiring pemanfaatan teknologi. Menurut dia, dua hal tersebut menjadi kunci agar produktivitas dan kualitas produk kopi Sawahlunto semakin baik.

"Peningkatan kapasitas SDM harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi agar produktivitas dan kualitas produk kopi semakin baik," katanya.

Kerja Keras Harus Diiringi Kerja Cerdas

Instruktur pelatihan yang juga praktisi kopi, Beby Candra, mengingatkan pentingnya pendekatan ilmiah dalam bertani. Ia menilai semangat petani lokal sudah tinggi, tetapi perlu ditopang pengetahuan yang bersumber dari pengalaman dan referensi ilmiah agar hasil panen lebih maksimal.

"Semangat sudah bagus, makanya harus diiringi ilmu agar kerja keras dalam membudidayakan kopi ini hasilnya bisa lebih maksimal. Istilahnya kerja keras diiringi dengan kerja cerdas," kata Beby.

Ia juga menekankan bahwa perbedaan cara bertani di lapangan sebaiknya menjadi bahan diskusi bersama, bukan perdebatan. Ruang diskusi antar petani disebutnya penting untuk menyamakan standar kualitas produksi.

Arah Pengembangan: Nilai Tambah dan Peluang Usaha Baru

Pemkot Sawahlunto berkomitmen memfasilitasi pengembangan komoditas kopi secara berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada proses produksi, tetapi juga pengolahan yang mampu meningkatkan nilai tambah produk.

Langkah ini diarahkan untuk membuka peluang usaha yang lebih luas bagi petani, pemuda, dan pelaku usaha lokal. Dengan kombinasi keterampilan SDM dan dukungan mesin pengolahan, hilirisasi kopi dari hulu ke hilir diharapkan berjalan lebih cepat.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks