PARIAMAN — Layanan perdana Samsat Jumat Pagi (SAJUMPA) di lingkungan Balai Kota Pariaman berlangsung Jumat pagi. Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi meninjau langsung pelaksanaan program yang menyasar kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor ini.
Program ini dihadirkan untuk memangkas anggapan masyarakat bahwa mengurus pajak kendaraan adalah proses yang rumit dan menyita waktu. Dengan lokasi yang berpindah-pindah ke titik keramaian, warga tidak punya alasan lagi untuk menunda kewajibannya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, menyebut masih banyak masyarakat yang menunda pembayaran karena jarak tempuh ke kantor Samsat yang jauh. Aktivitas pekerjaan yang padat juga menjadi kendala tersendiri.
Oleh karena itu, SAJUMPA tidak akan berhenti di balai kota. Rencananya, layanan ini diperluas hingga ke kecamatan, pasar rakyat, dan lokasi keramaian lainnya. Targetnya jelas: meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan.
"Kegiatan ini akan terus berlanjut, tidak hanya di kantor balai kota tetapi juga bisa di lokasi lainnya yang memudahkan masyarakat berurusan karena pajak kendaraan ini juga merupakan salah satu sektor penerimaan PAD Kota Pariaman," kata Rudy.
Mulyadi mengungkapkan, respons positif langsung ditunjukkan oleh ASN yang memanfaatkan fasilitas tersebut seusai senam bersama. Hal ini dinilai sebagai indikator keberhasilan awal program dalam menyasar aparatur sipil negara.
"Berarti tujuan kita menyasar para ASN untuk membayar kewajiban mereka berhasil dan berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.
Hingga saat ini, realisasi PAD Kota Pariaman tercatat mencapai Rp39,9 miliar atau 52,5 persen dari target Rp76,1 miliar. Dari jumlah tersebut, kontribusi opsen pajak kendaraan bermotor mencapai Rp3,3 miliar, sementara bea balik nama kendaraan bermotor menyumbang Rp1,9 miliar.
Kepala UPTD Samsat Kota Pariaman, Deni Hidayat, berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Hal ini demi mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di sisi lain, Kasatlantas Polres Pariaman AKP Afrizal Sahar menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemkot Pariaman. Pihaknya siap mengedukasi masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan, yang pada akhirnya mendukung peningkatan PAD.
"SAJUMPA ini dilaksanakan di tempat-tempat keramaian guna memudahkan masyarakat menjangkau lokasi pembayaran sehingga tidak ada niat untuk menunda-nunda pembayaran pajak kendaraan mereka," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi.