Toyota Hilux EV 2026 Sudah Dipasarkan di Indonesia, Pikap Listrik Double Cabin Ini Rincian Harganya

Penulis: Maruli Sinaga  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 02:41:31 WIB
Toyota resmi memasarkan Hilux BEV di Indonesia sebagai pikap listrik double cabin pertama dari merek tersebut.

SUMATERA BARAT — Setelah sempat dipamerkan dalam berbagai ajang otomotif, Toyota akhirnya memasarkan Hilux BEV di Indonesia. Model ini menjadi bukti bahwa elektrifikasi tidak hanya menyasar segmen perkotaan, tetapi juga kendaraan niaga yang dituntut tahan banting. Hilux EV hadir dengan mempertahankan DNA pikap tangguh yang selama ini melekat pada seri Hilux.

Desain Eksterior yang Menegaskan Identitas Kendaraan Listrik

Secara tampilan, Hilux EV langsung bisa dikenali sebagai mobil listrik. Grille depan tertutup dengan logo tulisan Toyota menjadi pembeda utama dari versi mesin konvensional. Lampu utama LED dengan DRL sipit memberikan kesan modern, sementara bumper depan didesain agresif dengan air intake di tengah dan air curtain di kedua sisi untuk meningkatkan aerodinamika.

Beralih ke bagian samping, garis bodi tegas dengan fender dan wheel arch yang menonjol memberi kesan berotot. Velg alloy ring 17 dengan ban 265/65 siap menunjang traksi di berbagai medan. Spion samping sudah elektrik. Sektor belakang mengusung konsep electric workhorse, dengan bak belakang mampu menopang beban 715 kg hingga 750 kg.

Dimensi dan Ukuran yang Masih Khas Pikap

Hilux EV tidak main-main dalam urusan ukuran. Dengan panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.800 mm, ia tetap proporsional sebagai pikap double cabin. Jarak sumbu roda mencapai 3.085 mm dan ground clearance 210 mm, angka yang cukup untuk melewati jalan rusak atau medan kerja berat.

Kabin yang Dirombak Total, Sentuhan Digital di Tengah Kesan Kokoh

Interior Hilux EV mengalami pembaruan menyeluruh. Dashboard dibuat lebih ramping secara horizontal dan konsol tengah diperbesar agar pengemudi lebih mudah menjangkau berbagai fungsi. Warna interior didominasi hitam, meski mayoritas material masih plastik keras—keputusan yang wajar untuk kendaraan yang diarahkan pada kebutuhan operasional.

Fitur hiburan menjadi salah satu sektor yang paling menonjol. Head unit layar sentuh floating 12,3 inci menjadi pusat kendali untuk radio A/FM, navigasi, hingga koneksi smartphone. Dua port USB-C tersedia di baris depan dan belakang untuk kebutuhan pengisian daya perangkat.

Strategi Elektrifikasi Toyota untuk Segmen Pekerja Berat

Masuknya Hilux EV ke Indonesia menunjukkan arah strategi Toyota yang tidak hanya fokus pada mobil listrik perkotaan. Dengan tetap mempertahankan ladder frame dan penggerak empat roda, Hilux EV dirancang untuk bekerja di kondisi jalan yang menantang. Ini adalah pendekatan berbeda dari kebanyakan pikap listrik lain yang lebih mengedepankan gaya hidup.

Bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan operasional dengan biaya energi lebih rendah tanpa mengorbankan kemampuan angkut, Hilux EV menjadi opsi yang layak dipertimbangkan. Namun, perlu dicatat bahwa sebagai kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya tetap menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: otomotifnet.gridoto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top