PADANG — Keputusan memberangkatkan kontingen tetap diambil meski KONI Sumatera Barat menyatakan tidak mengalokasikan dana hibah untuk kegiatan tersebut. Boy Purbadi mengonfirmasi hal itu melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (25/10/2026), sehari setelah kontingen berfoto bersama di lokasi kejuaraan.
Seluruh atlet yang dikirim merupakan peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi XVI Sumatera Barat di Painan. Kejurnas diplot sebagai pemusatan latihan sekaligus persiapan menuju Pekan Olahraga Wilayah 2027.
Boy menyebut dana operasional kontingen murni berasal dari kantong para atlet, kepedulian orang tua, serta gotong royong Pengurus Cabang Percasi se-Sumatera Barat. Pengcab berkoordinasi erat dengan Pengprov untuk menutup kebutuhan pemberangkatan.
Pengurus sempat memohon dukungan anggaran ke KONI Sumbar beberapa hari sebelum jadwal keberangkatan. Harapannya, atlet yang membawa nama daerah di tingkat nasional mendapat tanggung jawab pendanaan yang sepadan.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus, S.Fil. M.Si. menyampaikan penolakan halus berlandaskan regulasi dan keterbatasan anggaran. Menurut Boy, Hamdanus menjelaskan bahwa dana hibah untuk Kejurnas disalurkan terbatas dengan mendahulukan cabang olahraga prioritas dan berprestasi.
KONI Sumbar juga tidak mampu mengalokasikan bantuan untuk Rakernas karena tidak ada kucuran dana hibah APBD Perubahan dari Pemprov Sumatera Barat. KONI sempat menyarankan pencarian bantuan pihak ketiga, namun tenggat keberangkatan sudah terlalu mepet.
Boy lantas mengonsolidasikan seluruh Ketua Pengcab Percasi se-Sumatera Barat. Komunikasi intens dilakukan untuk memastikan Sumbar tidak absen dari kalender kejuaraan nasional.
Respons pengurus cabang dan orang tua atlet datang positif. Pemberangkatan akhirnya terwujud tanpa serupiah pun bantuan dari KONI Provinsi.
"Prestasi justru akan lahir dalam keadaan dan kondisi yang sulit," tegas Boy Purbadi saat melepas kontingen.
Kontingen Sumbar bertanding di kelompok Veteran, Senior Putra, Senior Putri, serta Junior D, F, dan G putra-putri. Rombongan juga mengikuti pelatihan pelatih dan wasit untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia.
Dua pengurus ditugaskan menghadiri Rakernas Percasi ke-46 yang digelar serentak dengan Kejurnas di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Kota Serang. Boy berpesan agar para pecatur junior tidak berkecil hati dengan situasi minim sarana.
Ia meminta atlet tetap fokus pada papan catur, menjaga sportivitas, dan menjaga nama baik Sumatera Barat. Ujian finansial dinilainya akan menempa mental bertanding atlet menjadi lebih tangguh.