Makna Al-Quran dalam Goresan Sepanjang 100 Meter
BUKITTINGGI — Ibnu Asis menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yusuf Liu Baojun. Menurutnya, lukisan kaligrafi itu mampu mengungkapkan kesucian makna Al-Quran dalam bentuk seni visual yang megah.
"Ini tidak hanya menunjukkan kekayaan seni Islam, tetapi juga mempromosikan Bukittinggi sebagai pusat peradaban dataran tinggi Minangkabau," ujar Ibnu Asis saat meninjau pameran eksklusif tersebut.
Ia menambahkan, festival IMLF yang menyertai pameran ini bertujuan mendongkrak industri pariwisata Bukittinggi serta mengenalkan budaya Minangkabau ke dunia internasional.
Bunda Literasi Ajak Masyarakat ke Istana Bung Hatta
Hj. Harneli Mahyeldi mengajak seluruh lapisan masyarakat menyaksikan langsung pameran yang digelar sejak 3 hingga 7 Juni 2026. "Silakan menyaksikan karya kaligrafi yang indah ini," katanya.
Pameran ini menjadi salah satu agenda utama IMLF ke-4. Selain lukisan kaligrafi, festival tersebut juga menjadi ajang peluncuran 100 buku, termasuk buku terbaru Yusuf Liu berjudul "Satu Jiwa Abadi di Sumatra".
Yusuf Liu Baojun bukan nama baru di dunia kaligrafi. Penulis yang telah menghasilkan 37 buku ini sebelumnya pernah memamerkan lukisan kaligrafi sepanjang 25 meter di Jakarta pada acara Wara-Wiri Feskraf beberapa tahun lalu.
Sekretaris IMLF-4, Armaidi Tanjung, turut mendampingi kunjungan tersebut.