PULAU PUNJUNG — Antusiasme peserta sudah terlihat sejak pagi. Jembatan Kabel Sungai Dareh yang menjadi titik start dan finish dipadati oleh personel Polri, Bhayangkari, komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Tidak hanya dari Dharmasraya, sejumlah peserta bahkan datang dari luar Provinsi Sumatera Barat.
Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan, event lari ini bukan sekadar ajang olahraga. "Road to Police Women Run 2026 menjadi sarana mempererat hubungan antara Polres Dharmasraya, pemerintah, instansi, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Pulau Punjung.
Momentum Pererat Hubungan Polisi-Masyarakat
Menurut Kapolres, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. "Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan Polres Dharmasraya," tambahnya.
Road to Police Women Run 2026 menjadi salah satu dari serangkaian acara menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Dharmasraya. Sejumlah kegiatan lain telah dijadwalkan, termasuk Latihan Bareng Trabas jelajah alam Sikabau pada 21 Juni 2026.
Rangkaian Hari Bhayangkara Tak Hanya Lari
Selain lari dan jelajah alam, Polres Dharmasraya juga menyiapkan turnamen e-sport, bakti sosial, serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga dari berbagai kalangan usia dan minat.
"Pesertanya mencapai ratusan orang, tidak hanya dari Dharmasraya saja, bahkan ada yang dari luar Sumbar juga," kata AKBP Kartyana, menggambarkan antusiasme yang melampaui batas kabupaten.
Dengan digelarnya Road to Police Women Run 2026, Polres Dharmasraya berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat. Ajang utama Police Women Run 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.