Pencarian

BYD Target Jadi Produsen Mobil Terbesar Dunia Salip Toyota dalam Lima Tahun, Bos Sebut Baterai Generasi Kedua Jadi Kunci

Jumat, 12 Juni 2026 • 09:47:01 WIB
BYD Target Jadi Produsen Mobil Terbesar Dunia Salip Toyota dalam Lima Tahun, Bos Sebut Baterai Generasi Kedua Jadi Kunci
Wang Chuanfu menargetkan BYD menjadi produsen mobil terbesar dunia dalam lima tahun.

SUMATERA BARAT — Wang Chuanfu tidak main-main saat menyampaikan target tersebut di hadapan pemegang saham, pekan lalu. "BYD benar-benar akan menjadi produsen mobil nomor satu secara global dalam lima tahun ke depan," ujarnya, seperti dilansir Carscoops pada Kamis (11/6). Pernyataan ini langsung menjadi sorotan mengingat jarak penjualan BYD dengan Toyota masih sangat lebar.

Jarak 6,6 Juta Unit yang Harus Dikejar

Tahun lalu, BYD membukukan penjualan global 4,6 juta kendaraan. Bandingkan dengan Toyota Motor Corporation yang mencatatkan 11,21 juta unit—termasuk Lexus dan Daihatsu. Artinya, BYD harus menambah penjualan sekitar 1 juta unit setiap tahun selama lima tahun ke depan hanya untuk menyamai angka Toyota.

Ini bukan perkara mudah. Apalagi pasar domestik China yang selama ini menjadi tulang punggung BYD justru melambat. Pada Mei 2026, penjualan BYD di China hanya 207.372 unit, turun 29,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Baterai Generasi Kedua Jadi Andalan Ekspansi Global

Wang percaya teknologi Blade Battery generasi kedua akan menjadi pembeda. Baterai ini diklaim lebih efisien dan aman, menjadi fondasi untuk ekspansi agresif ke luar China. Kanada disebut-sebut sebagai salah satu pasar baru yang bakal menjadi prioritas untuk mengompensasi penurunan permintaan di negeri sendiri.

Langkah ini mirip dengan strategi yang diterapkan BYD di Eropa dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana merek tersebut terus memperkuat jaringan dealer dan meluncurkan model-model elektrifikasi.

Pernyataan Berani di Tengah Tekanan Saham

Meski terdengar percaya diri, pernyataan Wang ini juga bisa dibaca sebagai upaya memperkuat harga saham BYD. Dalam setahun terakhir, nilai saham produsen mobil terbesar keenam dunia itu ambles lebih dari 45 persen. Strategi "target besar" ala Elon Musk ini memang kerap dipakai untuk menjaga kepercayaan investor.

Terlepas dari itu, jalan BYD menuju puncak masih panjang. Toyota sendiri menjual 9,6 juta kendaraan tahun lalu tanpa menghitung Lexus dan Daihatsu. BYD perlu pertumbuhan eksponensial di tengah perlambatan ekonomi China dan persaingan ketat dari pabrikan lokal maupun global.

Bagikan
Sumber: otomotif.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks