SOLOK — Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, menekankan bahwa literasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kompetensi wajib bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan teknologi.
"Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin membekali para siswa dengan kemampuan menggunakan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab," ujar Nurzal di Solok, Selasa.
Dua Tim, Dua Sekolah
Kegiatan pembekalan berlangsung serentak melalui dua tim. Tim I dipimpin Kepala Bidang Tata Kelola E-Government dan Statistik, Adel Wiratama, yang turun ke SMA Negeri 3 Kota Solok. Sementara Tim II dipimpin Kepala Seksi Statistik, Febriana, yang menyampaikan materi di SMA Negeri 4 Kota Solok.
Para siswa diajak memahami pentingnya menjadi generasi yang cakap digital. Materi yang disampaikan mencakup etika bermedia digital, cara menjaga keamanan data pribadi, mengenali hoaks dan disinformasi, hingga pemanfaatan internet sebagai sarana belajar dan pengembangan diri.
AI: Alat Bantu, Bukan Pengganti Otak
Nurzal mengingatkan bahwa Artificial Intelligence merupakan inovasi yang menawarkan segudang manfaat. Namun, penggunaannya harus tetap diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, etika, dan kreativitas.
"Jangan sampai teknologi menggantikan proses belajar, tetapi jadikan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas diri," pesannya.
Pemateri juga menyoroti pentingnya menjaga kejujuran akademik di era AI. Teknologi ini hendaknya digunakan untuk memperkaya pengetahuan dan meningkatkan produktivitas, bukan sebagai jalan pintas untuk menyelesaikan tugas sekolah.
Siswa Antusias Bertanya Soal Keamanan Data
Sesi pembekalan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias dan aktif mengajukan pertanyaan, terutama soal pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dan cara melindungi data pribadi dari kebocoran digital.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kota Solok memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Nurzal berharap edukasi ini bisa menjadi bekal dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman, sehat, produktif, dan bertanggung jawab di Kota Solok.