SUMATERA BARAT — Vertu Alphafold bukan ponsel lipat biasa. Dengan banderol setara harga mobil LCGC, perangkat ini menjual status dan layanan AI premium, bukan spesifikasi mentah. Namun, setelah diuji langsung oleh jurnalis teknologi selama beberapa hari, klaim Vertu soal kecerdasan buatannya masih perlu dibuktikan.
Asisten AI Hermes Agent: Potensi Besar, Eksekusi Belum Mulus
Fitur utama Alphafold adalah Hermes Agent, asisten AI yang diklaim mampu mengeksekusi alur kerja multi-langkah. Berbeda dengan asisten suara biasa yang hanya merespons perintah, Hermes dirancang untuk menganalisis spreadsheet, membaca kontrak, merencanakan perjalanan bisnis, hingga mengotomatisasi tugas di berbagai aplikasi.
Dalam pengujian, versi awal perangkat lunak mengalami kendala: gagal mengunggah file, menganalisis gambar, dan terhubung ke layanan koncierge. Setelah dilaporkan ke Vertu, perusahaan merilis perbaikan server yang memulihkan fungsi tersebut. Hasil akhirnya? Hermes mampu mengesankan dalam beberapa skenario, tetapi konsistensinya masih di bawah asisten Google Gemini yang berjalan di Galaxy Z Fold 7.
Bodi Mewah Berlapis Kulit Sapi, Tapi Mirip Ponsel ZTE
Dari segi fisik, Alphafold terasa premium. Unit review dibalut kulit sapi asli dengan aksen titanium. Bobotnya 264 gram, lebih berat 49 gram dari Galaxy Z Fold 7. Kemasannya menyerupai kotak perhiasan, lengkap dengan sarung kulit dan kabel pengisi daya.
Namun, kejutan muncul saat diperiksa lebih dalam. Engsel, dimensi, hingga posisi speaker, mikrofon, dan pembaca sidik jari Alphafold identik dengan ZTE Nubia Fold yang hanya US$1.100. Informasi sistem juga menampilkan identifier ZTE di bagian perangkat lunak. Vertu mengonfirmasi ke TechCrunch bahwa Alphafold dikembangkan melalui kemitraan rantai pasok spesialis dengan platform hardware ZTE/Nubia, sementara Vertu bertanggung jawab atas material mewah, pengalaman perangkat lunak, kontrol kualitas, dan layanan purna jual. ZTE tidak menanggapi permintaan komentar.
Ini bukan pertama kalinya. Dalam ulasan MetaVertu tahun 2023, Wired melaporkan perangkat tersebut juga didasarkan pada handset ZTE Nubia, dengan modifikasi material mewah dan perangkat lunak khusus.
Performa dan Daya Tahan Baterai
Meski bukan fokus utama, Alphafold adalah ponsel lipat yang berfungsi penuh. Namun, karena bobotnya yang lebih berat dan desain yang kurang ergonomis saat dilipat, penggunaan satu tangan terasa kurang nyaman dibanding Galaxy Z Fold 7. Detail soal kapasitas baterai dan chipset tidak disebutkan dalam pengujian, tetapi secara fisik ponsel ini menggunakan platform yang sama dengan Nubia Fold.
Kesimpulan: Untuk Siapa Vertu Alphafold?
Vertu Alphafold jelas bukan untuk pembaca yang membandingkan harga per spesifikasi. Ponsel ini untuk eksekutif puncak yang menganggap ponsel sebagai simbol status dan bersedia membayar US$6.880 untuk asisten AI yang masih dalam tahap penyempurnaan. Jika Hermes Agent bisa diandalkan secara konsisten di masa depan, mungkin nilainya sebanding. Saat ini, untuk kebutuhan produktivitas harian, ponsel flagship biasa dengan asisten AI matang seperti Galaxy Z Fold 7 menawarkan utilitas lebih baik dengan harga sepersekiannya.
Di Indonesia, Vertu belum mengumumkan ketersediaan resmi Alphafold. Dengan harga segitu, pasarnya sangat terbatas pada kolektor dan profesional yang mengutamakan eksklusivitas di atas segalanya.