Pencarian

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Mengintai 8 Wilayah di Sumatera Barat, Warga di Bantaran Sungai Diminta Siaga Banjir dan Longsor

Minggu, 19 Juli 2026 • 15:11:01 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Mengintai 8 Wilayah di Sumatera Barat, Warga di Bantaran Sungai Diminta Siaga Banjir dan Longsor
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat di delapan wilayah Sumatera Barat.

PADANG — Intensitas hujan lebat dan sedang diperkirakan masih akan melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi yang mengintai masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai.

Delapan Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

Prakirawan BMKG menyebutkan, daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat antara lain Agam, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Solok, serta beberapa wilayah lainnya. Potensi hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari, bahkan dapat berlanjut hingga dini hari di sejumlah kawasan.

Kondisi atmosfer di Sumbar saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 70–99 persen, sementara angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 4–24 kilometer per jam.

Banjir di Agam Jadi Alarm: Ratusan Warga Mengungsi

Peringatan BMKG ini dinilai relevan mengingat dalam beberapa hari terakhir sejumlah daerah di Sumatera Barat telah dilanda banjir akibat hujan deras. Salah satu yang terparah terjadi di Kabupaten Agam, di mana sungai meluap dan merendam kawasan permukiman hingga memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat disebut BMKG berpotensi memicu banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga genangan di kawasan perkotaan. Ancaman ini semakin besar di daerah yang memiliki topografi berbukit dan berada di sepanjang aliran sungai.

Imbauan BMKG: Jangan Abaikan Peringatan Dini, Laporkan Tanda Bencana

"Pemerintah daerah, BPBD, aparat nagari, hingga masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor maupun bantaran sungai," demikian imbauan BMKG dalam keterangan resminya.

Masyarakat diminta menunda aktivitas di lokasi berisiko saat hujan lebat terjadi, seperti di lereng perbukitan, kawasan rawan longsor, maupun bantaran sungai. Selain itu, warga diimbau segera melaporkan kepada BPBD atau aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda bencana, seperti retakan tanah atau peningkatan debit air sungai secara drastis.

BMKG menegaskan agar masyarakat tidak mengabaikan informasi peringatan dini yang terus diperbarui. Penanganan yang cepat dan koordinasi antara pemerintah daerah serta warga disebut sebagai kunci untuk meminimalkan risiko korban jiwa.

Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks