Pencarian

IPM Sumatera Barat Tembus 77,27 pada 2025, Peringkat Ke-6 Nasional dengan Kategori Pembangunan Manusia Tinggi

Kamis, 23 Juli 2026 • 16:07:01 WIB
IPM Sumatera Barat Tembus 77,27 pada 2025, Peringkat Ke-6 Nasional dengan Kategori Pembangunan Manusia Tinggi
IPM Sumatera Barat mencapai 77,27 pada 2025, menempatkan provinsi itu di peringkat ke-6 nasional dengan kategori pembangunan manusia tinggi.

PADANG — Kenaikan IPM Sumatera Barat dalam setahun terakhir didorong oleh perbaikan di seluruh indikator penyusunnya. Harapan Lama Sekolah (HLS) masyarakat mencapai 14,31 tahun, lebih tinggi dari rerata nasional, sementara Umur Harapan Hidup (UHH) naik menjadi 74,69 tahun. Pengeluaran riil per kapita juga meningkat menjadi Rp12,041 juta per tahun, menandakan daya beli masyarakat yang semakin kuat.

Kepala daerah setempat menyebut bahwa di balik angka-angka itu terdapat perubahan nyata di tingkat warga. “Di balik kenaikan IPM terdapat anak-anak yang memperoleh kesempatan belajar lebih lama, masyarakat yang menikmati layanan kesehatan yang semakin baik, serta keluarga yang memiliki daya beli yang semakin meningkat,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Pendidikan: Tradisi Ilmu Jadi Modal Sosial, Tapi Rata-Rata Sekolah Masih 9,77 Tahun

Sektor pendidikan menjadi salah satu kekuatan utama Sumbar. Harapan Lama Sekolah yang mencapai 14,31 tahun berarti anak-anak di provinsi ini punya peluang besar menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah serta semangat merantau disebut melahirkan budaya belajar yang menjadi modal sosial berharga.

Namun, rata-rata lama sekolah baru mencapai 9,77 tahun. Angka ini mengingatkan bahwa masih ada warga yang belum menyelesaikan pendidikan hingga jenjang menengah atas. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menekankan pentingnya peningkatan akses yang diikuti dengan pemerataan kualitas guru, penguatan pendidikan vokasi, dan penyiapan generasi muda menghadapi ekonomi digital.

Kesehatan: UHH Tembus 74,69 Tahun, Fokus Bergeser ke Layanan Primer dan Lansia

Umur Harapan Hidup yang terus membaik menjadi indikator kualitas pelayanan kesehatan yang meningkat. Namun, pemerintah daerah menyadari bahwa hidup lebih lama harus diiringi dengan hidup lebih sehat dan produktif. Penguatan pelayanan kesehatan primer, pencegahan penyakit, perbaikan gizi masyarakat, serta pelayanan khusus bagi kelompok lanjut usia menjadi prioritas ke depan.

Ekonomi: Pengeluaran Riil Naik, Pemerintah Dorong Sektor UMKM dan Industri Halal

Kenaikan pengeluaran riil per kapita menjadi Rp12,041 juta per tahun menunjukkan perbaikan kemampuan ekonomi warga. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan semakin inklusif. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong penguatan sektor pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan industri halal. Investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas menjadi sasaran utama.

Dalam lima tahun terakhir, IPM Sumbar bergerak konsisten: 72,38 (2020), 74,65 (2021), 75,16 (2022), 75,64 (2023), 76,43 (2024), dan 77,27 (2025). Pemerintah daerah menyebut capaian ini sebagai hasil dari semangat “Gerak Cepat untuk Sumbar”, yang diterjemahkan sebagai cara kerja birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks