Pencarian

Bantuan Revitalisasi Sekolah di Sumbar 2026 Meningkat 173 Persen, 920 Satuan Pendidikan Terima Rp617 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 • 13:32:02 WIB
Bantuan Revitalisasi Sekolah di Sumbar 2026 Meningkat 173 Persen, 920 Satuan Pendidikan Terima Rp617 Miliar
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy meninjau salah satu ruang kelas yang menjadi sasaran program revitalisasi sekolah di Padang, Selasa (11/8/2026).

PADANG — Perluasan ini mencakup hampir semua jenjang pendidikan, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA/sederajat. Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebut kebijakan ini menjadi peluang untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana sekolah di daerah.

“Semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, maka itu berarti semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Lonjakan Terbesar Ada di Jenjang PAUD dan SD

Peningkatan paling signifikan terjadi pada jenjang pendidikan dasar. Jumlah penerima bantuan PAUD melonjak 774 persen dibandingkan 2025, sementara penerima di jenjang Sekolah Dasar (SD) bertambah 228 persen. Adapun penerima bantuan di tingkat SMP meningkat 53 persen.

Pada 2026, rincian penerima bantuan revitalisasi di Sumbar adalah:

  • 271 satuan pendidikan PAUD dengan nilai Rp110,17 miliar
  • 443 satuan pendidikan SD dengan nilai Rp245,73 miliar
  • 142 satuan pendidikan SMP dengan nilai Rp172,44 miliar
  • 64 satuan pendidikan SMA/sederajat dengan nilai Rp88,89 miliar

Vasko menilai porsi perhatian yang lebih besar terhadap PAUD dan SD merupakan langkah strategis. Menurutnya, pemenuhan fasilitas yang layak harus berjalan seiring dengan penguatan kualitas pembelajaran sejak dini.

Bukan Sekadar Bangun Gedung Baru

Revitalisasi satuan pendidikan tidak selalu berarti pembangunan gedung baru. Program ini mencakup berbagai bentuk perbaikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti renovasi ruang kelas, perbaikan atap dan plafon, penggantian lantai, pembenahan sanitasi dan toilet, hingga pengecatan serta penataan lingkungan sekolah.

“Kadang kebutuhan sekolah sederhana, seperti atap yang sudah harus diperbaiki, toilet yang perlu dibenahi atau ruang kelas yang perlu dibuat lebih nyaman. Hal-hal seperti ini sangat penting karena setiap hari digunakan oleh anak-anak dan guru,” jelas Vasko.

Pemprov Sumbar Awasi Penyaluran agar Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen mengawal pelaksanaan program ini. Vasko menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar bantuan yang turun dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertahap sesuai skala prioritas.

“Kalau sekolahnya nyaman, anak-anak lebih semangat belajar dan guru juga lebih nyaman mengajar. Jadi revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi bagian dari investasi kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi Sumatera Barat ke depan,” tuturnya.

Ia berharap perluasan program ini dapat terus berdampak nyata bagi dunia pendidikan di Sumbar. Prinsipnya, kata dia, pemerintah harus hadir memastikan setiap dukungan bermuara pada lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

“Yang bisa dikerjakan sekarang, kita kerjakan. Yang masih membutuhkan penguatan kita lanjutkan secara bertahap. Kita tentu ingin semakin banyak sekolah yang layak dan semakin banyak anak Sumatera Barat yang mendapatkan lingkungan belajar yang baik,” pungkasnya.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: padangkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks