Pencarian

3.426 Siswa TK-PAUD di Dharmasraya Tak Terima MBG Selama Libur Kabut Asap, 16 SPPG Hentikan Distribusi

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:40:31 WIB
3.426 Siswa TK-PAUD di Dharmasraya Tak Terima MBG Selama Libur Kabut Asap, 16 SPPG Hentikan Distribusi
Para siswa TK dan PAUD di Dharmasraya untuk sementara tidak menerima MBG karena sekolah diliburkan akibat kabut asap.

DHARMASRAYA — Ratusan siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Dharmasraya untuk sementara tidak menerima jatah makanan bergizi dari program pemerintah pusat. Pasalnya, kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah diliburkan akibat kualitas udara yang memburuk karena kabut asap.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) Dharmasraya, Ririn Anggraini, membenarkan penghentian distribusi tersebut. Ia menyebut keputusan ini diambil lantaran sekolah sebagai penerima manfaat sedang tidak melaksanakan aktivitas pembelajaran.

"SPPG yang melayani TK dan PAUD sementara tidak melakukan distribusi karena sekolah diliburkan," kata Ririn di Pulau Punjung, Kamis.

Informasi Libur Sekolah dari Penanggung Jawab MBG

Ririn menjelaskan, informasi mengenai sekolah yang diliburkan diperoleh dari person in charge (PIC) atau penanggung jawab penerima manfaat MBG di masing-masing satuan pendidikan. Dengan begitu, penyaluran makanan bergizi otomatis dihentikan selama masa libur berlangsung.

Kebijakan ini telah disampaikan dan dikonfirmasi kepada seluruh SPPG yang bertugas melayani penerima manfaat MBG jenjang TK dan PAUD. Saat ini, terdapat 16 SPPG di Dharmasraya yang melayani program tersebut untuk dua jenjang pendidikan itu.

Penyaluran untuk Jenjang Lain Tetap Berjalan

Ririn menegaskan bahwa penghentian distribusi hanya berlaku bagi peserta didik yang sekolahnya diliburkan. Sementara itu, penyaluran MBG untuk jenjang pendidikan lainnya tetap disesuaikan dengan kondisi serta kebijakan sekolah masing-masing.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memutuskan meliburkan sementara kegiatan pembelajaran bagi siswa TK dan PAUD. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, menyebut kebijakan tersebut mulai diterapkan pada Rabu (26/8).

Libur Berpotensi Diperpanjang Jika Udara Tak Membaik

Sekolah dijadwalkan kembali menjalankan aktivitas belajar secara normal pada Senin. Namun, masa libur dapat diperpanjang apabila kondisi udara di Dharmasraya belum menunjukkan perbaikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Novandri Ismi, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di daerah tersebut pada Rabu berada di kisaran 125–130.

Angka tersebut termasuk kategori tidak sehat dan berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi terhadap pencemaran udara.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks