"Berburu kuliner malam di Padang tidak hanya sekadar makan, tetapi juga menyelami kekayaan rempah dan tradisi Minangkabau yang hidup setelah matahari terbenam," ujar seorang penikmat kuliner lokal. Padang memang menjadi salah satu kota kuliner penting di Sumatera Barat, dan ketika malam tiba, berbagai hidangan khas seperti martabak rempah, masakan Minang, hingga es durian legit siap menggoda lidah.
Kota Padang memiliki cita rasa yang identik dengan penggunaan rempah kuat, sambal berani, serta aroma menggugah selera. Tidak heran jika aktivitas berburu makanan di malam hari menjadi agenda tersendiri di kota ini. Selain restoran dengan menu berat, ada juga tempat makan yang cocok untuk bersantai bersama keluarga atau teman, dengan beberapa menawarkan hidangan khas Minang dan lainnya menyajikan pengaruh kuliner India dan Melayu.
Lima Tempat yang Bisa Dicoba
Berikut lima pilihan yang bisa dimasukkan dalam agenda wisata kuliner malam Anda.
1. Martabak Malabar Arham
Martabak Malabar Arham cocok untuk pencinta makanan berbumbu kuat. Terletak di Jalan Thamrin, tempat ini dikenal dengan sajian khas India yang berbeda dari martabak telur biasa. Menu andalannya adalah martabak malabar dengan kulit tebal, isian daging, dan racikan rempah. Rasanya gurih, aromatik, dan semakin nikmat dengan kuah cuka pendamping yang pedas-asam.
Selain martabak, ada nasi kebuli, nasi samin, dan roti canai. Tempat ini buka dari sore hingga tengah malam di hari kerja, dan lebih awal di akhir pekan. Harga mulai sekitar Rp30.000. Lokasinya di Jalan Thamrin Nomor 1, depan Masjid Agung Nurul Iman, Padang Selatan.
2. Ongkrongan Turagari
Ongkrongan Turagari menyajikan suasana santai dengan menu yang dekat dengan masakan Minangkabau. Pilihan menu meliputi nasi sop, lontong sayur gulai tauco, bubur kampiun, rendang, sate, dendeng balado, hingga ayam pop. Ada juga gulai daun singkong dan terong balado sebagai sayuran pendamping.
Bubur kampiun menjadi pilihan manis yang menarik, dan es durian juga tersedia untuk sensasi segar. Tempat ini buka malam hari hingga sekitar pukul 01.00 WIB dari Senin sampai Sabtu di Jalan Veteran Nomor 66, Padang Pasir, Padang Barat. Harga menu mulai sekitar Rp12.000.
3. Restoran Kubang Hayuda
Restoran Kubang Hayuda terletak di Belakang Tangsi, dekat pusat Kota Padang. Hidangan andalannya adalah martabak mesir dengan kulit lembut, isian daging, dan bumbu rempah yang gurih. Ada juga roti cane, nasi goreng, mi goreng, dan mi abuih untuk variasi.
Tempat ini buka setiap hari dari pukul 14.00 hingga 00.00 WIB, dengan harga mulai Rp15.000. Alamatnya di Jalan Prof. M. Yamin SH Nomor 138B, Belakang Tangsi, Padang Barat.
4. RM Mutiara Malam
RM Mutiara Malam buka hingga dini hari, cocok untuk wisatawan yang selesai beraktivitas malam. Menu yang disarankan adalah dendeng lambok, yang lebih lembut dibanding dendeng kering, dengan bumbu kaya rasa gurih dan pedas. Ada juga tunjang serta ikan siam dengan sambalado ijo.
Rumah makan ini berlokasi di Jalan Belakang Olo, Kampung Jao, Padang Barat, buka setiap hari dari pukul 16.00 hingga sekitar 03.00 WIB. Harga mulai sekitar Rp20.000. Bagi yang ingin menikmati kuliner malam dengan menu khas daerah, tempat ini menawarkan waktu makan fleksibel.
5. Es Durian Ganti Nan Lamo
Sebagai penutup, Es Durian Ganti Nan Lamo di Jalan HOS Cokroaminoto menyajikan es durian dengan daging durian legit, manis, creamy, dan menyegarkan. Aroma duriannya kuat. Ada juga pempek, soto Padang, dan gado-gado sebagai alternatif.
Tempat ini buka setiap hari sekitar pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, dengan harga mulai sekitar Rp25.000. Lokasinya di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 31B, Padang Barat.
Tips Menikmati Wisata Kuliner Malam
Berburu makanan malam perlu sedikit perencanaan. Perhitungkan jarak antarlokasi agar waktu tidak habis di perjalanan. Pastikan jam operasional tempat makan, karena beberapa tutup lebih awal. Porsi makanan khas Padang cukup mengenyangkan, jadi pesan secukupnya untuk mencicipi lebih banyak menu. Untuk rombongan keluarga, sesuaikan dengan tingkat kepedasan karena masakan Minang terkenal dengan sambal kuat. Mulailah dengan makanan berat seperti martabak atau nasi, lalu lanjutkan dengan pencuci mulut seperti es durian.
Cita Rasa Minang sebagai Daya Tarik Wisata
Kuliner Padang tidak hanya menawarkan rasa gurih dan pedas, tetapi juga kekayaan rempah dalam tradisi memasak Minangkabau. Dendeng lambok, rendang, gulai, ayam pop, dan sambal menunjukkan kompleksitas rasa. Martabak malabar dan mesir memperlihatkan percampuran pengaruh kuliner berbagai budaya. Pada malam hari, pusat Padang tetap hidup dengan rumah makan dan kedai yang menjadi ruang pertemuan wisatawan dan warga.
Agenda makan malam bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga mengenal karakter kota dan resep lokal. Dari martabak berbumbu hingga dendang lambok dan es durian, lima rekomendasi ini membuktikan bahwa kuliner malam di Padang layak masuk dalam itinerary perjalanan Anda.