Pencarian

PGN Jadi Incaran Pembeli LNG Jangka Panjang, DSLNG Siapkan 15 Kargo untuk Domestik Tahun Depan

Selasa, 18 Agustus 2026 • 11:58:31 WIB
PGN Jadi Incaran Pembeli LNG Jangka Panjang, DSLNG Siapkan 15 Kargo untuk Domestik Tahun Depan
Manajemen DSLNG menyiapkan 15 kargo LNG untuk kebutuhan domestik tahun depan seiring meningkatnya minat PGN menjadi pembeli jangka panjang.

SUMATERA BARAT — Manajemen DSLNG tidak mau menunggu sampai kontrak ekspor habis untuk mencari pembeli baru. Pasokan ke dalam negeri yang sebelumnya hanya satu kargo pada 2024, kini terus menunjukkan peningkatan. Sugianto Darsani, Plant Deputy General Manager DSLNG, mengungkapkan bahwa aliran LNG ke PGN akan terus mengalir deras dalam dua tahun ke depan.

"PGN nanti kalau memang itu (beli LNG) ya harus seperti long term contract," ujar Sugianto dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di DSLNG, Senin (17/8).

Menurutnya, pengalaman memasok LNG ke PGN sejak tahun lalu menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menjadi penopang ketahanan energi nasional. Namun, status pembelian yang bersifat jangka pendek dinilai kurang ideal bagi kedua belah pihak. Kontrak panjang akan memberikan kepastian bagi DSLNG untuk merencanakan produksi dan bagi PGN untuk mengamankan pasokan gas bumi bagi pelanggannya.

Kontrak Ekspor Berakhir, Pasar Baru Disiapkan

DSLNG saat ini tengah berdiskusi dengan tiga pembeli eksisting dari Asia Timur. JERA menerima jatah 1 juta ton per tahun (MTPA), Kyushu Electric Power Co. Inc sebesar 0,3 MTPA, dan Kogas sebesar 0,7 MTPA. Seluruh kontrak ini akan berakhir pada Desember 2027.

Manajemen tidak hanya mengandalkan perpanjangan kontrak dari pembeli lama. Peluang mendapatkan pembeli baru, termasuk dari dalam negeri, juga tengah dijajaki. Targetnya, gambaran jelas mengenai kelanjutan bisnis ini sudah bisa terlihat pada Desember 2026.

"Sedang tapi finalnya belum kita masih (membahas), ya itu PR kita yang mudah-mudahan nanti di Desember sudah ada lah gambarannya. Seharusnya karena hasil agreement kita kan sampai Desember Tahun 2027," kata Sugianto.

Pasokan Gas Terjamin Hingga 2047

Kepastian pasar menjadi prioritas utama karena sumber gas baku untuk kilang DSLNG sudah aman. Pemerintah telah memperpanjang kontrak pengelolaan Blok Senoro-Toili selama 20 tahun, berlaku efektif mulai 4 Desember 2027 hingga 2047. Dengan jaminan pasokan gas yang panjang, mencari pembeli adalah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

"Kita kan sedang bekerja ya nyari pasar. Salah satunya existing buyer. Ya bisa existing, bisa nambah jadi yang penting artinya bisa buyernya bisa yang lain juga," ungkap Sugianto.

Masuknya PGN sebagai pembeli dengan komitmen jangka panjang akan menjadi penyelamat bagi serapan produksi kilang di tengah fluktuasi harga LNG global. Bagi PGN, pasokan ini juga memperkuat posisinya sebagai aggregator gas bumi nasional, memastikan pasokan untuk pembangkit listrik dan industri dalam negeri tidak terganggu. Kepastian ini pun menjadi sinyal positif bagi industri hilir yang sangat bergantung pada pasokan gas bumi yang stabil.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks