SUMATERA BARAT — Lonjakan harga CPO hari ini langsung terasa di lantai bursa. Data BEI pukul 11.40 WIB mencatat saham BWPT melesat ke level Rp107 per unit dengan nilai transaksi menembus Rp55,87 miliar. Pergerakan ini menjadikan BWPT salah satu saham dengan penguatan paling tajam di antara emiten berbasis agribisnis.
Momentum ini tidak hanya dinikmati BWPT. Sejumlah emiten sawit lain ikut terkerek, menunjukkan sentimen positif yang merata di sektor ini. Investor tampak merespons cepat prospek pendapatan yang membaik seiring harga jual minyak sawit mentah yang sedang bertengger di level tertinggi dalam 20 bulan terakhir.
Rincian Pergerakan Saham Emiten Sawit Hari Ini
PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) mencatatkan kenaikan paling tajam kedua setelah BWPT, yakni melejit 9,25 persen ke posisi Rp189 per unit. Disusul PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) yang naik 4,52 persen, dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) yang menguat 4,04 persen.
Dari kelompok emiten berkapitalisasi besar, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terpantau naik 5,04 persen ke level Rp625 per unit. Saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) juga ikut menghijau dengan penguatan 3,55 persen, sementara PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) tercatat naik 3,78 persen pada perdagangan sesi pertama.
Faktor Pendorong di Balik Reli Harga CPO
Kenaikan harga CPO yang menembus level tertinggi sejak akhir tahun lalu ini tidak lepas dari dinamika pasokan global. Permintaan yang solid dari pasar India dan Tiongkok, ditambah proyeksi penurunan produksi di Malaysia sebagai produsen kedua terbesar dunia, menjadi katalis utama penguatan harga.
Di sisi lain, penguatan harga ini berpotensi memperbaiki margin keuntungan perusahaan perkebunan di kuartal ketiga 2026. Analis memandang fundamental sektor sawit domestik masih menarik, terutama bagi emiten yang memiliki efisiensi biaya produksi tinggi dan umur tanaman produktif yang panjang.
Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas harga komoditas yang dipengaruhi kebijakan energi global serta fluktuasi nilai tukar rupiah. Pergerakan harga CPO yang cepat juga kerap memicu aksi ambil untung jangka pendek di bursa efek.
Hingga jeda siang ini, penguatan harga CPO dan saham-saham sawit menjadi penopang utama indeks sektor perkebunan di BEI, memberikan warna positif di tengah mixed sentiment pasar regional Asia.