Pencarian

Gebu Minang dan LKAAM Kirim 2,9 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, Diangkut Pesawat Hercules TNI AU

Minggu, 23 Agustus 2026 • 09:32:31 WIB
Gebu Minang dan LKAAM Kirim 2,9 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT, Diangkut Pesawat Hercules TNI AU
Sebanyak 2,9 ton rendang bantuan untuk korban gempa NTT diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Sumatera Barat.

Masyarakat Minangkabau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 2,9 ton rendang untuk para korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman tahap pertama dilakukan pada Sabtu (22/8) menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dari Sumatera Barat.

PADANG — Gelombang bantuan kemanusiaan untuk korban gempa NTT terus mengalir dari berbagai daerah. Dari Sumatera Barat, sebanyak 2,9 ton rendang siap saji diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada Sabtu (22/8).

Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Gebu Minang Peduli, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, dan Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi). Mereka mewakili kepedulian masyarakat Minang terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah di NTT.

Mengapa Memilih Rendang sebagai Bantuan Logistik?

Rendang dipilih bukan tanpa alasan. Makanan tradisional ini dikenal awet dan tahan lama tanpa pengawet, sehingga cocok untuk kondisi darurat pasca-bencana. Ketahanan rendang menjadi nilai strategis dalam pendistribusian bantuan yang membutuhkan waktu perjalanan panjang.

Selain itu, nilai gizi yang terkandung dalam rendang dinilai mampu memenuhi kebutuhan energi para pengungsi. Keputusan mengirim rendang juga merupakan wujud nyata identitas budaya Minangkabau dalam aksi kemanusiaan.

Proses Pengiriman Bertahap ke Lokasi Bencana

Bantuan seberat hampir tiga ton tersebut tidak dikirim sekaligus dalam satu penerbangan. Proses distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas angkut pesawat Hercules dan kondisi lapangan di NTT.

Koordinasi dengan TNI AU dan instansi terkait di lokasi bencana terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Para pengungsi di sejumlah titik terdampak gempa menjadi prioritas penerima bantuan pangan siap santap ini.

Sinergi Masyarakat Minang untuk Korban Bencana

Keterlibatan LKAAM menunjukkan bahwa gerakan kemanusiaan ini mendapat restu dan dukungan penuh dari institusi adat. Sementara itu, Hipermi berperan dalam memastikan kualitas dan kuantitas rendang yang dikirimkan memenuhi standar konsumsi.

Gebu Minang Peduli sebagai inisiator menjadi penghubung antara donatur, pengusaha rendang, dan kebutuhan di lapangan. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat meringankan beban warga NTT yang tengah berjuang memulihkan diri pasca-gempa.

Bantuan tahap pertama telah berangkat, dan kemungkinan akan menyusul kiriman berikutnya jika kebutuhan di lapangan masih tinggi. Masyarakat Sumatera Barat menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak, diwujudkan melalui makanan khas yang menjadi kebanggaan daerahnya.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks