Pemkot Sawahlunto Resmikan Sentra Tenun Songket Silungkang, Targetkan Perajin Naik Kelas

Penulis: Ronal Siregar  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:07:01 WIB
Wali Kota Sawahlunto meresmikan Sentra Tenun Songket Silungkang sebagai pusat produksi dan pengembangan perajin lokal.

SAWAHLUNTO — Pemerintah Kota Sawahlunto resmi mengoperasikan Sentra Tenun Songket Silungkang sebagai upaya memperkuat industri kreatif berbasis budaya lokal. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan, sentra ini diharapkan menjadi titik balik bagi perajin songket yang selama ini beroperasi secara rumahan.

"Sentra ini bukan hanya menjadi tempat produksi tenun, tetapi juga ruang pengembangan keterampilan, inovasi produk, promosi dan penguatan pasar bagi perajin songket," kata Riyanda di Sawahlunto, Sabtu.

Fasilitas Lengkap dari Pusat

Sentra Tenun Songket Silungkang merupakan bantuan DAK Kementerian Perindustrian. Bangunan ini dilengkapi dengan fasilitas pelatihan produksi, mesin dan peralatan tenun modern, workshop khusus perajin, serta etalase untuk memajang produk masyarakat.

Menurut Riyanda, keberadaan fasilitas ini menjadi jawaban atas kebutuhan perajin akan tempat produksi yang representatif. Sebelumnya, sebagian besar perajin mengerjakan tenun di rumah masing-masing dengan peralatan seadanya.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Pembangunan sentra ini tidak lepas dari dukungan masyarakat setempat. Ketua Persatuan Keluarga Silungkang (PKS) H. Devid Y Muhammad mengungkapkan, pemilik tanah di sekitar lokasi turut mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci utama terealisasinya sentra ini," ujar Devid. Ia berharap sentra tersebut mampu menjadi inkubator yang mendorong perajin naik kelas dan meningkatkan nilai ekonomis produk tenun lokal.

Dampak Ekonomi: Lapangan Kerja Baru

Pemerintah daerah menargetkan sentra ini mampu membuka peluang kerja baru dan memperkuat ekosistem UMKM berbasis fesyen etnik. Riyanda menilai pengembangan songket Silungkang memiliki potensi besar sebagai sektor ekonomi kreatif karena tidak hanya mempertahankan warisan budaya, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Ke depan, Pemkot Sawahlunto berkomitmen terus memfasilitasi perajin agar mampu berkembang dari usaha rumah tangga menjadi bagian dari industri kreatif yang lebih kompetitif. Sentra ini juga akan menjadi pusat promosi fesyen etnik dan wisata ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Kota Sawahlunto.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top