SUMATERA BARAT — BMW Group Indonesia memperkenalkan The New BMW iX3 di Bangkok, Thailand. Model ini menjadi titik awal era baru yang disebut Neue Klasse, sebuah pendekatan menyeluruh yang mengubah desain, teknologi, hingga sensasi berkendara.
New BMW iX3 50 xDrive merupakan model pertama yang diproduksi di fasilitas terbaru BMW Group di Debrecen, Hungaria. Mobil ini mengusung teknologi BMW eDrive generasi keenam yang dikembangkan khusus untuk platform Neue Klasse.
Sistem ini menghadirkan motor listrik dengan efisiensi lebih tinggi, baterai tegangan tinggi generasi baru dengan cylindrical cell, serta arsitektur kelistrikan 800V. Kombinasi tersebut memungkinkan performa tinggi sekaligus efisiensi pengisian daya yang signifikan.
New BMW iX3 50 xDrive ditenagai dua motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 345 kW (469 HP) dan torsi maksimum 645 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 4,9 detik dengan kecepatan maksimum 210 km/jam.
Sistem Electric All-Wheel Drive menggabungkan Electrically Excited Synchronous Motor (EESM) generasi terbaru di gandar belakang dengan Asynchronous Motor (ASM) baru di gandar depan. Kombinasi ini mencerminkan komitmen BMW terhadap technological neutrality dalam pengembangan teknologi mobilitas listrik.
Baterai tegangan tinggi pada New BMW iX3 50 xDrive memiliki kapasitas energi yang dapat digunakan sebesar 108,7 kWh. Jarak tempuh mencapai 805 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Dengan kemampuan pengisian daya hingga 400 kW, mobil ini mampu memperoleh tambahan jarak tempuh hingga 372 kilometer hanya dalam waktu 10 menit saat menggunakan 800V DC Fast Charging Station. Pengisian dari 10% hingga 80% hanya membutuhkan waktu 21 menit.
New BMW iX3 juga dilengkapi teknologi Bidirectional Charging. Fitur Vehicle-to-Home (V2H) memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai media penyimpanan energi yang dihasilkan sistem solar panel di rumah.
Sementara itu, melalui Vehicle-to-Grid (V2G), pelanggan dapat menghubungkan kendaraan ke jaringan listrik sehingga energi yang tersimpan di baterai dapat disalurkan kembali ke grid, sekaligus membuka peluang memperoleh manfaat finansial.
"Ini menjadi model paling penting untuk BMW Indonesia, karena ini merupakan awal dari era baru untuk BMW," ucap Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, di Bangkok, Thailand. Ia menambahkan bahwa persiapan peluncuran ini sudah dimulai sejak tahun 2020.
Menurut Jodie, era baru ini mengubah konsep sheer driving pleasure menjadi symbiotic driving experience. "Jadi dari desainnya baru, sensasi berkendaranya, yang kita bilang symbiotic driving experience. Bukan hanya pengemudi yang mengendalikan kendaraan, tapi ini merupakan kombinasi terbaik antara mobil dengan pengendaranya," jelasnya.