PADANG — Kemacetan parah melumpuhkan ruas utama Padang–Solok di kawasan Panorama Dua, Sitinjau Lauik, pada Minggu siang. Penyebabnya, sebuah truk yang melaju dari arah Padang tiba-tiba mengalami patah as hingga posisinya melintang dan nyaris menutup seluruh badan jalan.
Akibatnya, kendaraan dari kedua arah tidak bisa bergerak sama sekali. Mobil pribadi, bus antarkota, hingga truk pengangkut barang terjebak dalam antrean panjang. Salah seorang pengendara di lokasi, Rico, mengatakan situasi di lapangan sangat sulit.
"Kendaraan tidak bisa lewat, posisi truk melintang jadi macet total," ujarnya kepada petugas di lokasi.
Medan Curam dan Padat Kendaraan Berat Memperparah Kemacetan
Jalur Sitinjau Lauik memang dikenal sebagai titik rawan kemacetan. Medannya yang curam dan berkelok, ditambah tingginya volume kendaraan berat yang melintas, membuat setiap insiden kecil bisa berdampak besar terhadap arus lalu lintas. Kali ini, truk yang patah as menjadi pemicu kemacetan yang berlangsung hingga proses evakuasi selesai.
Petugas dari Polresta Padang bersama Satuan Lalu Lintas tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima. Mereka langsung mengamankan area dan mengatur arus kendaraan dari kedua sisi.
Polresta Padang Fokus Evakuasi dan Imbau Pengendara Sabar
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang, Riwal Maulidinata, menyatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan. Ia menambahkan bahwa prioritas petugas saat ini adalah mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan agar tidak meluas ke titik lain.
"Kami mengimbau pengguna jalan yang melintas di kawasan Sitinjau Lauik agar tetap waspada dan bersabar hingga proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan," ujar Riwal.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya mengevakuasi truk yang mengalami kerusakan. Belum ada informasi mengenai korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material akibat kemacetan diperkirakan tidak sedikit, terutama bagi sopir dan pengusaha angkutan yang mengandalkan jalur ini sebagai urat nadi distribusi barang antarkota.