Pencarian

PLN Jajaki Penggunaan Electric Truck untuk Angkut Batu Split di Limapuluh Kota, Biaya Operasional Bisa Hemat 70 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 • 14:38:45 WIB
PLN Jajaki Penggunaan Electric Truck untuk Angkut Batu Split di Limapuluh Kota, Biaya Operasional Bisa Hemat 70 Persen
PLN menjajaki penggunaan electric truck untuk angkut batu split di Limapuluh Kota guna efisiensi biaya operasional.

LIMA PULUH KOTA — Efisiensi biaya bahan bakar menjadi alasan utama pelaku industri pengolahan batu split di Kabupaten Limapuluh Kota mulai melirik kendaraan listrik. PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat menyebut, penggunaan electric truck dapat menekan biaya operasional hingga 70 persen dibandingkan armada berbahan bakar diesel konvensional.

Hal itu terungkap dalam kunjungan dan diskusi bisnis antara PLN UP3 Payakumbuh bersama PLN ULP Lima Puluh Kota dengan PT Atika Tunggal Mandiri dan Asosiasi Stand Cluster Kabupaten Limapuluh Kota, beberapa waktu lalu. Asosiasi tersebut menaungi tujuh stand cluster pengolahan batu split yang selama ini masih mengandalkan armada fosil untuk distribusi material.

Efisiensi 70 Persen Jadi Daya Tarik Utama

Dalam diskusi tersebut, PLN memaparkan sejumlah skema transisi energi, mulai dari potensi penghematan biaya hingga kesiapan infrastruktur pengisian daya atau SPKLU. Tingginya biaya bahan bakar industri saat ini menjadi faktor utama yang mendorong ketertarikan para pengusaha terhadap kendaraan listrik.

Berdasarkan hasil penjajakan awal, electric truck dinilai mampu memberikan efisiensi biaya operasional hingga sekitar 70 persen dibandingkan kendaraan konvensional. Efisiensi ini menjadi krusial bagi industri batu split yang notabene padat logistik dan transportasi.

PLN: Bukan Sekadar Penyedia Listrik, Tapi Mitra Strategis

Manager PLN UP3 Payakumbuh, Yessi Indra, menegaskan bahwa pihaknya hadir sebagai mitra strategis dalam transformasi energi di sektor usaha dan industri masyarakat. “PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi energi nasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap implementasi electric truck dapat menjadi solusi efisiensi operasional sekaligus mendukung industri yang lebih ramah lingkungan,” ujar Yessi Indra.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menambahkan bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan pelaku industri di Kabupaten Limapuluh Kota. “Pengembangan ekosistem kendaraan listrik merupakan bagian penting dari transformasi energi. Kami siap menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat,” ungkap Ajrun Karim.

Model Percontohan untuk Industri Lain

PLN optimistis, sinergi ini tidak hanya menghadirkan efisiensi operasional dan pengurangan emisi, tetapi juga membuka peluang terciptanya ekosistem industri yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap teknologi. Implementasi electric truck di sektor pengolahan batu split diharapkan menjadi katalis percepatan transformasi energi di daerah dan bisa menjadi model pengembangan kendaraan listrik sektor industri di Sumatera Barat.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks