SUMATERA BARAT — Perang harga mobil listrik (EV) di Indonesia terus berlanjut. Kini, segmen kompak dengan banderol Rp 200 jutaan diramaikan oleh tiga nama besar: Chery Omoda 5 EV, Geely EX2, dan BYD Atto 1. Ketiganya hadir dengan DNA mekanik yang berbeda, mulai dari tipe motor penggerak hingga teknologi baterai.
Motor Listrik: FWD vs RWD, Mana Lebih Unggul?
Perbedaan paling mendasar terletak pada letak motor penggerak. Chery Omoda 5 EV dan Geely EX2 sama-sama mengadopsi penggerak roda depan (FWD). Sementara itu, BYD Atto 1 memilih konfigurasi penggerak roda belakang (RWD).
Dari sisi output, BYD Atto 1 unggul dengan tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm. Angka ini jauh di atas Chery Omoda 5 EV yang menghasilkan 148 hp dan torsi 300 Nm, serta Geely EX2 dengan 134 hp dan torsi 225 Nm. Untuk akselerasi 0-100 km/jam, BYD Atto 1 hanya butuh 7,3 detik, sedangkan Chery Omoda 5 EV membutuhkan 8,5 detik.
Baterai: LFP vs NMC, Implikasi pada Daya Tahan
Teknologi baterai menjadi faktor krusial lainnya. BYD Atto 1 menggunakan baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berkapasitas 49,9 kWh yang diklaim lebih tahan lama dan aman dari risiko thermal runaway. Chery Omoda 5 EV dan Geely EX2 memilih baterai NMC (Nickel Manganese Cobalt) dengan kapasitas masing-masing 51,8 kWh dan 39,4 kWh.
Dari segi jarak tempuh, BYD Atto 1 mampu menempuh 410 km (NEDC), sedikit di atas Chery Omoda 5 EV yang mencapai 405 km. Geely EX2 menjadi yang paling rendah dengan klaim 320 km. Meski demikian, baterai NMC pada Chery dan Geely menawarkan densitas energi yang lebih tinggi, yang berarti bobot lebih ringan untuk kapasitas yang sama.
Fitur Pengisian Daya dan Regenerasi
Ketiga mobil ini mendukung pengisian cepat DC. BYD Atto 1 dan Geely EX2 sama-sama mampu mengisi daya dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit. Chery Omoda 5 EV sedikit lebih lambat, butuh 35 menit untuk proses serupa.
Sistem pengereman regeneratif juga menjadi pembeda. BYD Atto 1 menawarkan dua level pengaturan, sementara Chery Omoda 5 EV dan Geely EX2 memberikan tiga level. Semakin tinggi level regenerasi, semakin besar energi yang dikembalikan ke baterai saat deselerasi, yang berdampak langsung pada efisiensi di lalu lintas perkotaan.
Mana yang Paling Worth It untuk Pasar Indonesia?
Pilihan terbaik bergantung pada prioritas pengguna. Jika performa dan jarak tempuh adalah segalanya, BYD Atto 1 menjadi jawaban dengan motor RWD dan baterai LFP yang lebih awet. Namun, bagi konsumen yang mengutamakan ketersediaan jaringan servis dan harga lebih terjangkau, Geely EX2 bisa menjadi opsi menarik.
Chery Omoda 5 EV, dengan desain crossover yang agresif dan fitur keselamatan lengkap, menempati posisi tengah. Keputusan akhir tetap ada di tangan konsumen, tergantung kebutuhan berkendara harian dan ketersediaan infrastruktur pengisian di kota masing-masing.