Pencarian

Bukan Cuma Saham Blue Chip, Investor Pemula Kini Bisa Beli Ratusan Saham AS Lewat Reku & Belajar Trading di Stockbit

Selasa, 02 Juni 2026 • 20:59:01 WIB
Bukan Cuma Saham Blue Chip, Investor Pemula Kini Bisa Beli Ratusan Saham AS Lewat Reku & Belajar Trading di Stockbit
Investor pemula kini dapat membeli saham AS mulai Rp 50 ribu melalui aplikasi Reku.

SUMATERA BARAT — Jakarta — Investor pemula di Indonesia kini tak perlu lagi bingung memilih aplikasi saham. Setidaknya ada tujuh platform yang direkomendasikan sepanjang 2025, berdasarkan popularitas, fitur, dan testimoni pengguna. Namun dari sekian banyak pilihan, dua nama menonjol karena pendekatannya yang berbeda: Stockbit dengan ekosistem komunitasnya dan Reku yang membuka akses ke pasar global.

Stockbit: Belajar dari Forum, Bukan dari Buku Panduan

Stockbit bukan sekadar aplikasi trading. Platform ini memiliki komunitas pengguna paling aktif di Indonesia, tempat para investor saling berbagi analisis, membaca opini, dan berdiskusi berdasarkan kode emiten tertentu. Bagi pemula, fitur simulasi perdagangan menjadi nilai tambah karena memungkinkan latihan tanpa menggunakan uang sungguhan.

Selain itu, aplikasi ini terintegrasi langsung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengguna bisa melakukan transaksi tanpa perlu berpindah aplikasi. Tersedia pula alat analisis fundamental seperti laporan keuangan perusahaan, rasio penting, dan data historis yang membantu investor jangka panjang membuat keputusan lebih terukur.

Reku: Beli Saham Tesla dan Apple Mulai Rp 50 Ribu

Berbeda dengan Stockbit yang fokus di pasar domestik, Reku membuka akses ke ratusan saham dan ETF dari bursa Amerika Serikat seperti NYSE dan NASDAQ. Perusahaan raksasa seperti Tesla, Apple, hingga Amazon bisa dibeli dengan nominal kecil. Biaya transaksi rendah dan tanpa biaya tersembunyi, plus jam perdagangan yang panjang mengakomodasi investor di berbagai zona waktu.

Platform ini juga menyediakan aset kripto dan derivatif dengan tingkat leverage fleksibel. Bagi pemula, tersedia paket investasi terkurasi yang disesuaikan dengan profil risiko. "Kami ingin investor Indonesia bisa diversifikasi portofolio tanpa harus buka rekening di luar negeri," demikian pernyataan tim Reku dalam keterangan resminya. Aplikasi ini sudah mengantongi izin resmi dari regulator terkait.

IPOT: Untuk Trader yang Suka Otomatisasi

Bagi investor yang lebih suka pendekatan teknikal, IPOT dari Indo Premier Sekuritas menawarkan sistem trading otomatis. Pengguna bisa mengatur strategi tertentu, dan aplikasi akan mengeksekusi transaksi secara otomatis. Fitur grafik dengan berbagai indikator teknikal membantu analisis pergerakan harga saham secara detail.

Platform ini juga mendukung transaksi ETF dan reksa dana dalam satu sistem. IPOT telah terdaftar di OJK dan BEI, sehingga legalitasnya terjamin. Pengguna juga bisa mengakses laporan riset pasar dan notifikasi real-time.

Ketiga aplikasi ini hanyalah sebagian dari tujuh rekomendasi yang beredar. Pilihan lainnya termasuk platform dari sekuritas besar seperti Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan Mirae Asset. Kuncinya, pemula disarankan memilih aplikasi yang sesuai dengan tujuan investasi—apakah sekadar belajar, fokus di saham global, atau ingin trading aktif. Dengan pengawasan OJK, risiko platform abal-abal bisa diminimalkan.

Bagikan
Sumber: mawar#4172

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks