Pencarian

KONI Sawahlunto Gelar Pretes Fisik Tahap II bagi 154 Atlet, VO2 Max Jadi Tolok Ukur Menuju Porprov Sumbar 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 • 17:55:01 WIB
KONI Sawahlunto Gelar Pretes Fisik Tahap II bagi 154 Atlet, VO2 Max Jadi Tolok Ukur Menuju Porprov Sumbar 2026
atlet Sawahlunto jalani pretes fisik tahap II sebagai persiapan Porprov Sumbar 2026.

SAWAHLUNTO — Lapangan Ombilin yang biasanya sunyi, Sabtu pagi itu berubah menjadi arena pembuktian. Ratusan atlet Kota Arang itu memacu napas dan otot mereka dalam pretes fisik tahap II yang digelar Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Sawahlunto. Bukan sekadar lari pagi, mereka diukur kapasitas aerobik maksimal atau VO2 Max—angka yang akan menjadi cermin jujur ketahanan fisik setiap peserta.

Para atlet yang turun ke lintasan bukanlah nama baru. Mereka adalah hasil saringan ketat dari proses monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan KONI beberapa waktu lalu. Dari 12 cabang olahraga yang diproyeksikan berlaga di Porprov, hanya nama-nama potensial yang hari itu berdiri di garis start.

Mengapa Tes Fisik Ini Krusial bagi Atlet Sawahlunto?

Ketua Bidang Prestasi KONI Kota Sawahlunto, Ari Pramanto, yang memantau langsung jalannya tes, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memutus spekulasi dalam pemilihan atlet. Menurutnya, prestasi tidak bisa lahir dari insting semata, melainkan harus berbasis data akurat dan objektif.

“Pretes ini kami lakukan untuk melihat potensi atlet menjelang Porprov yang akan datang. Hasil dari tes fisik ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan atlet-atlet yang benar-benar siap dan memiliki peluang untuk berprestasi,” ujar Ari di sela-sela pemantauan.

Paradigma Baru: Berhenti Sekadar Meramaikan Turnamen

Pemerintah Kota bersama KONI Sawahlunto sepakat mengakhiri era pengiriman kontingen yang hanya jadi pelengkap panggung. Ada misi besar di balik tes ini: memastikan setiap atlet yang nantinya mengenakan seragam Sawahlunto memiliki kapasitas fisik prima, mental baja, dan grafik prestasi di titik tertinggi.

Angka-angka dari hasil VO2 Max tidak akan menjadi pajangan di atas kertas. Data itu akan menjadi potret riil—cermin yang memperlihatkan kelebihan dan kekurangan fisik atlet. Dari sana, tim pelatih bisa meramu menu latihan spesifik, memperbaiki kelemahan, dan mendongkrak stamina agar performa puncak tercapai tepat saat Porprov bergulir.

“Kami berharap seluruh atlet yang dikirim nantinya benar-benar atlet yang berpotensi dan mampu meraih prestasi sesuai harapan kita bersama. Proses seleksi dan pembinaan harus dilakukan secara terukur agar target prestasi Kota Sawahlunto pada Porprov 2026 dapat tercapai,” tambah Ari optimistis.

Data Jadi Peta Kekuatan Kontingen

Keseriusan yang dipertontonkan di Lapangan Ombilin menegaskan bahwa Sawahlunto sedang menyusun cetak biru kejayaan olahraganya secara matang. Pretes fisik tahap II ini bukan sekadar menyaring manusia tangguh, melainkan meletakkan batu pertama program pembinaan jangka panjang yang terstruktur.

Ketika data hasil tes telah terkantongi, peta kekuatan kontingen akan terlihat jelas. Langkah Kota Arang menuju podium-podium juara di Sumatera Barat pun bisa dimulai dengan pijakan yang lebih pasti.

Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks