Pencarian

Pemerintah Siapkan B50 Mulai 1 Juli 2026, Campuran Solar dan Sawit 50:50

Kamis, 18 Juni 2026 • 04:22:31 WIB
Pemerintah Siapkan B50 Mulai 1 Juli 2026, Campuran Solar dan Sawit 50:50
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan B50 mulai diterapkan pada 1 Juli 2026.

SUMATERA BARAT — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi jadwal implementasi B50 sudah sesuai rencana. Bahan bakar anyar yang merupakan campuran 50 persen bahan bakar nabati (BBN) dari minyak sawit dan 50 persen solar ini akan resmi meluncur pada 1 Juli 2026.

"B50 sesuai dengan jadwal akan diimplementasikan pada 1 Juli 2026. Mungkin satu minggu lagi saya akan melakukan rapat dengan tim uji coba. Sekarang kan kita masih terus melakukan uji coba," ungkap Bahlil dikutip detikFinance.

Kadar Air Lebih Baik dari B40

Bahlil menyebut hasil uji coba B50 menunjukkan perkembangan positif. Dari sisi kadar air, kualitas B50 disebut lebih baik dibandingkan biodiesel B40 yang saat ini masih digunakan masyarakat.

"Sekitar 80-90% hasil uji coba, alhamdulillah baik. Bahkan kadar airnya dibandingkan dengan B40 itu lebih baik di B50. Namun, hasil akhirnya akan kami sampaikan setelah rapat evaluasi final," kata dia.

Road Test di Berbagai Sektor Sejak Akhir 2025

Rangkaian pengujian teknis B50 sudah dikerjakan di laboratorium sejak awal tahun lalu. Sementara pengujian di kondisi riil atau road test dilakukan sejak 9 Desember 2025 di berbagai sektor.

Pengujian mencakup sektor otomotif untuk kendaraan bermotor, pertambangan, alat pertanian, perkapalan, genset, hingga perkeretapian. Program B50 merupakan hasil pengembangan panjang pemerintah selama lebih dari 15 tahun.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menegaskan pengujian dilakukan di seluruh sektor secara bersamaan. "Ini semua dipakai, semua sektor dipakai. Jadi, ini kita bersama-sama pantau karena memang ini adalah satu kegiatan yang tidak ada contohnya," tuturnya beberapa waktu lalu.

Indonesia Jadi Pionir Global Bahan Bakar Nabati

Dengan implementasi B50, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memanfaatkan bahan bakar dengan komposisi campuran nabati setinggi ini. Pemerintah terus memantau hasil uji coba sebelum memutuskan evaluasi final.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks