SUMATERA BARAT — BMKG melalui laman resminya melaporkan gempa terjadi pukul 18.03.51 WIB dengan episenter terletak pada koordinat 1,29 Lintang Selatan dan 120,31 Bujur Timur. Pusat gempa berada di darat, tepatnya 48 kilometer arah timur Sigi, dengan kedalaman hanya 3 kilometer. Kedalaman yang sangat dangkal ini membuat getaran terasa cukup kuat di permukaan.
Getaran Terasa di Sigi dan Palu, Skala III-IV MMI
Guncangan dirasakan di wilayah Sigi dan Palu dengan skala intensitas III hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seperti ada truk besar melintas. Sementara pada skala IV MMI, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, dan jendela kaca bergetar nyaring.
“Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa malam. Meski getaran cukup signifikan, BMKG mengonfirmasi gempa tersebut tidak berpotensi tsunami mengingat lokasi pusat gempa yang berada di darat.
Aktivitas Seismik dalam Sepekan: 27 Kali Gempa Signifikan
BMKG mencatat dalam sepekan terakhir terjadi 27 kali aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Variasi magnitudo dan kedalaman menandakan tingginya dinamika tektonik di sepanjang jalur Cincin Api Pasifik yang membentang di kepulauan Indonesia.
Gempa di Sigi menjadi salah satu catatan aktivitas seismik yang terjadi pada hari yang sama. Sebelumnya, BMKG juga merilis informasi gempa lain dengan magnitudo berbeda di sejumlah daerah. Data ini memperkuat perlunya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana geologi, terutama di daerah rawan gempa seperti Sulawesi Tengah.
Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa Sore Ini
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa M 4,7 tersebut. Skala guncangan yang tercatat berada pada level yang lazim tidak menyebabkan kerusakan struktural, meskipun cukup untuk menimbulkan kepanikan singkat di kalangan warga.
Benda-benda ringan yang digantung dilaporkan bergoyang dan jendela kaca bergetar di sejumlah lokasi, sesuai dengan karakteristik skala III MMI. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.