SUMATERA BARAT — Spekulasi soal masa depan kursi pelatih De Oranje mulai mengemuka. Kontrak Ronald Koeman bersama KNVB hanya berlaku hingga Piala Dunia 2026, dan pelatih berusia 62 tahun itu beberapa kali memberi sinyal tak berniat memperpanjang masa baktinya.
Ten Hag Akui Dapat Tawaran Tim Nasional Sebelumnya
Erik ten Hag menjadi salah satu kandidat yang disebut-sebut bakal menggantikan Koeman. Pria 56 tahun itu mengaku sudah menerima pendekatan dari federasi sepak bola negara lain, meski bukan dari KNVB.
"Sebelumnya pernah ada, bukan dari KNVB, melainkan melibatkan sebuah tim nasional," kata Ten Hag kepada NOS, dikutip dari bahan artikel. "Sebuah negara Eropa dan sebuah negara di luar Eropa. Jika Anda mendapatkan kesempatan untuk mengalaminya, Anda akan pastinya ingin melakukannya."
Komitmen ke FC Twente Jadi Penghalang Sementara
Ten Hag saat ini masih terikat kontrak sebagai direktur teknik FC Twente. Ia menegaskan akan menghormati perjanjian tersebut, namun tak menutup pintu sepenuhnya untuk menangani De Oranje di masa depan.
"Saya akan tetap menjadi direktur teknik di FC Twente selama dua tahun ke depan, apa pun yang terjadi," cetus Ten Hag. "Ada beberapa pertimbangan yang Anda buat pada saat seperti itu: kelompok pemain seperti apa yang Anda miliki, apa yang bisa Anda menangi, dan bagaimana situasinya. Anda kemudian memetakannya. Tentu saja hal ini cukup menarik, dan itu adalah sesuatu yang pasti ingin saya capai."
Reputasi Meredup Usai Dua Pemecatan Beruntun
Nama Ten Hag memang tak lagi secemerlang saat sukses bersama Ajax. Ia dipecat Manchester United setelah dua setengah tahun menangani Setan Merah, lalu diberhentikan Bayer Leverkusen hanya dua bulan usai ditunjuk.
Kendati demikian, reputasinya di level tim nasional masih dianggap layak. KNVB belum memberikan pernyataan resmi soal rencana suksesi, namun isyarat dari Ten Hag dan situasi kontrak Koeman membuat skenario ini makin realistis.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih tiga tahun lagi. Jika Koeman benar-benar pergi setelah turnamen, Ten Hag bisa menjadi pilihan natural mengingat pengalamannya menangani tim besar Eropa dan pemahamannya terhadap sepak bola Belanda.