SUMATERA BARAT — Jika biasanya laporan BUMN soal penumpang hanya berisi target yang tercapai, kali ini berbeda. Capaian Pelindo di Batulicin ini tergolong impresif karena tidak hanya melampaui target, tetapi juga tumbuh signifikan di atas pencapaian tahun sebelumnya.
Melampaui Target Hingga 14 Ribu Penumpang
General Manager PT Pelindo (Persero) Cabang Batulicin, Erry Ardiyanto, mengungkapkan bahwa target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk semester I 2025 hanya 57.458 orang. Realisasinya, hingga Juni 2025, mencapai 71.323 orang. Artinya, ada kelebihan 13.865 penumpang dari yang direncanakan.
"Bagi kami, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memastikan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman," ujar Erry di Tanah Bumbu, Kamis (17/7).
Mengapa Angka Ini Penting bagi Masyarakat?
Lonjakan 26 persen secara tahunan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Bagi warga Batulicin dan sekitarnya, ini berarti frekuensi kapal dan ketersediaan layanan pelabuhan harus siap. Pelindo Batulicin pun buka suara soal kesiapan mereka.
Erry menegaskan, peningkatan arus penumpang akan diimbangi dengan penguatan koordinasi bersama operator kapal dan instansi terkait. "Pertumbuhan jumlah penumpang tentu menjadi perhatian kami dari sisi kesiapan layanan," tambahnya.
Apa Langkah Pelindo Selanjutnya?
Untuk menjaga momentum ini, Pelindo Batulicin berkomitmen memperkuat fasilitas pendukung di area pelabuhan. Pihaknya juga mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan mengikuti arahan petugas selama di terminal.
"Kami optimis dapat menjaga kualitas pelayanan sekaligus mendukung konektivitas transportasi laut dan mobilitas masyarakat di wilayah Batulicin dan sekitarnya," tegas Erry.
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, Pelindo mengklaim siap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui konektivitas laut yang andal. Kinerja di Batulicin ini setidaknya membuktikan bahwa sektor transportasi laut masih menjadi tulang punggung mobilitas di wilayah timur Indonesia.