PADANG ARO — Sebanyak 149 koperasi tercatat masih aktif beroperasi di Kabupaten Solok Selatan. Angka itu merupakan bagian dari total 209 koperasi yang terdaftar di wilayah tersebut, sementara 60 lainnya sudah tidak aktif lagi.
Lima Koperasi Raih Predikat Sehat
Penghargaan diberikan kepada Koperasi Tani Bangun Pagi, Koperasi Dharmawanita Persatuan, Koperasi BMT Ayyasi, Koperasi BMT El-Itqan, dan Koperasi Bina Sejahtera. Mereka dinilai unggul dalam audit kesehatan lembaga.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan, Musferi Hendra, menjelaskan bahwa penilaian ini hanya berlaku untuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan koperasi yang memiliki Unit Simpan Pinjam (USP).
Empat Kategori Hasil Audit Koperasi
Musferi mengungkapkan bahwa hasil audit kesehatan koperasi dibagi ke dalam empat kategori. Mulai dari kategori sehat, cukup sehat, dalam pengawasan, hingga dalam pengawasan khusus.
“Apresiasi ini kami berikan khusus bagi KSP dan USP yang terbukti memiliki kinerja sehat,” ujar Musferi dalam sambutannya saat penyerahan penghargaan.
Bermacam Jenis Koperasi Beroperasi di Solok Selatan
Jenis koperasi yang beroperasi di daerah ini cukup beragam. Mulai dari koperasi simpan pinjam, produsen, konsumen, pemasaran, hingga koperasi desa merah putih.
Pemberian penghargaan ini diharapkan bisa memacu koperasi lain untuk meningkatkan tata kelola dan kesehatan keuangannya. Dengan begitu, peran koperasi sebagai sokoguru ekonomi rakyat di Solok Selatan bisa semakin kuat.