Pencarian

Basarnas Padang Evakuasi Pelajar dan Guru Terjebak Banjir di SMP-SMA PMT Prof Dr Hamka, Air Pacah

Selasa, 04 Agustus 2026 • 08:49:01 WIB
Basarnas Padang Evakuasi Pelajar dan Guru Terjebak Banjir di SMP-SMA PMT Prof Dr Hamka, Air Pacah
Tim SAR Gabungan mengevakuasi pelajar dan guru yang terjebak banjir di SMP-SMA PMT Prof Dr Hamka, Air Pacah, Padang, Senin (16/12).

PADANG — Tim SAR Gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang diterjunkan untuk mengevakuasi pelajar serta guru yang terjebak di lingkungan SMP dan SMA PMT Prof Dr Hamka, Jalan Bypass Padang, Air Pacah, Senin (16/12). Mereka tidak dapat meninggalkan area sekolah karena genangan air telah merendam pekarangan dan akses jalan di sekeliling bangunan.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan, proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri genangan banjir. Para pelajar dan guru awalnya memilih bertahan di titik tertinggi sekolah yang tidak terjangkau air sambil menunggu bantuan tiba.

Banjir Meluas dan Merendam Akses Jalan Sekolah

"Banjir mengakibatkan sejumlah guru dan murid tidak bisa pulang atau keluar dari lingkungan sekolah, sehingga kami lakukan evakuasi," kata Abdul Malik di Padang.

Kondisi tersebut diperparah dengan meluasnya areal banjir yang merendam jalan masuk sekolah. Petugas menilai upaya menerobos genangan dengan berjalan kaki berisiko membahayakan keselamatan, sehingga evakuasi dengan perahu karet menjadi pilihan paling aman.

Tim SAR Sisir Lokasi Banjir di Kota Padang

Abdul Malik menerangkan, tim SAR Padang memang sengaja diturunkan ke lapangan untuk memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak banjir. Tim bergerak dengan menyisir berbagai lokasi banjir di kota setempat dan langsung membantu evakuasi ketika ada warga yang membutuhkan.

Operasi penyisiran ini merupakan respons cepat atas hujan lebat yang mengguyur wilayah Padang dan sekitarnya. Selain mengevakuasi warga, tim juga memantau titik-titik rawan genangan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Imbauan Waspada Bencana Hidrometeorologi

Menyikapi kondisi cuaca ekstrem, SAR Padang mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh hujan lebat. Beberapa ancaman yang perlu diantisipasi antara lain pohon tumbang, genangan air, banjir, tanah longsor di daerah perbukitan, serta angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan.

Warga yang tinggal di bantaran sungai atau daerah rawan longsor diminta untuk lebih sigap memantau kondisi lingkungan sekitar. Jika debit air mulai naik atau tanah terlihat retak, segera laporkan kepada pihak berwenang agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum korban berjatuhan.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks