AGAM — Sebanyak 29 perguruan tinggi di bawah naungan LLDikti Wilayah III Jakarta mengirimkan mahasiswanya untuk mengabdi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Mereka bergabung dalam program KKN Tematik 2026 yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan, melalui prosesi pemukulan ganda tambua di lokasi acara, Senin (4/8/2026).
Program kolaborasi antara LLDikti Wilayah III dan LLDikti Wilayah X ini mengusung semangat gotong royong untuk mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana. Universitas Budi Luhur ditunjuk sebagai focal point delegasi Jakarta, sementara Universitas Fort De Kock mengoordinasikan peserta dari Sumatera Barat.
Kolaborasi Lintas Wilayah untuk Percepatan Pemulihan
Prof. Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak lagi sekadar tempat menimba ilmu, melainkan harus menjadi sumber solusi bagi persoalan masyarakat. "Salah satu syarat agar terjadi akselerasi penyelesaian berbagai persoalan dapat tersebut adalah melalui kolaborasi antarpenguruan tinggi," ujarnya dalam sambutan.
Ia menambahkan bahwa sumber daya manusia unggul harus menjadi pilar kokoh dalam sinergi tiga unsur utama, yakni perguruan tinggi, pemerintah pusat dan daerah, serta dunia usaha dan industri. Pesan tersebut sejalan dengan tema KKN yang menekankan kebangkitan bersama untuk membangun nagari.
Deklarasi Konsorsium Mitigasi dan Pemulihan Bencana
Momen pembukaan KKN juga dimanfaatkan untuk mendeklarasikan Konsorsium Mitigasi dan Pemulihan Bencana. Lembaga ini melibatkan perguruan tinggi, industri, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah sebagai upaya memperkuat sinergi dalam penanganan kebencanaan di masa mendatang.
Kepala LLDikti Wilayah X, Dr. Afdalisma, menyambut baik kolaborasi perdana ini. "Sekarang eranya adalah era kolaborasi, dengan berkolaborasi akan muncul inovasi," tegasnya. Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, menyebut program ini sebagai perwujudan nyata dari implementasi Diktisaintek Berdampak.
Fokus Program: Pendidikan hingga Mitigasi Bencana
Para mahasiswa yang tergabung dalam delegasi akan diterjunkan ke tengah masyarakat untuk menjalankan berbagai program. Bidang yang menjadi fokus meliputi pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, mitigasi bencana, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Bupati Agam, Benni Warlis, turut hadir dalam kegiatan pembukaan bersama pimpinan perguruan tinggi dan mitra strategis lainnya. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengabdian mahasiswa di wilayahnya.
Daftar Kampus Peserta KKN Tematik Agam
Delegasi yang diberangkatkan terdiri dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di DKI Jakarta. Beberapa di antaranya adalah Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Gunadarma, Universitas Trisakti, dan Universitas Pancasila.
Selain itu, turut serta Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Budi Luhur, Universitas Esa Unggul, Universitas Tarumanagara, serta sejumlah politeknik negeri dan institut teknologi. Program ini diharapkan memberikan pengalaman belajar bermakna sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat Agam, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita.