Pencarian

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha, BUMN Telekomunikasi Ini Kini Lebih Ramping

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 09:51:01 WIB
Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha, BUMN Telekomunikasi Ini Kini Lebih Ramping
Manajemen Telkom menegaskan bahwa transformasi perusahaan tidak hanya berfokus pada perubahan struktur organisasi, melainkan juga pada cara kerja dan budaya perusahaan.

SUMATERA BARAT — Keputusan untuk merampingkan struktur ini bukan sekadar pengurangan jumlah anak usaha. Manajemen menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan jauh lebih dalam dari perubahan struktur organisasi semata.

"Transformasi bukan soal mengubah struktur," demikian pernyataan resmi manajemen yang dikutip dalam keterangan pers. Pernyataan ini menekankan bahwa esensi perubahan ada pada cara kerja, budaya perusahaan, dan efektivitas operasional di lapangan.

Mengapa 34 Entitas Dipangkas Sekaligus?

Pemangkasan dari 67 menjadi 33 entitas merupakan bagian dari arahan Kementerian BUMN untuk menciptakan holding yang lebih fokus. Portofolio bisnis yang terlalu lebar dinilai membuat alokasi modal tidak optimal dan biaya operasional membengkak.

Dengan struktur yang lebih ramping, Telkom dapat memprioritaskan investasi pada layanan inti seperti telekomunikasi, infrastruktur digital, dan pusat data. Anak usaha yang tidak lagi sejalan dengan arah bisnis utama akan dilebur, dijual, atau dihentikan operasinya.

Dampak bagi Pelanggan dan Kinerja Keuangan

Efisiensi ini diharapkan berdampak langsung pada harga layanan dan kualitas produk. Dengan biaya operasional yang lebih terkendali, Telkom memiliki ruang untuk meningkatkan kualitas jaringan tanpa harus membebankan kenaikan tarif kepada pelanggan.

Bagi investor, struktur yang ramping biasanya menjadi sinyal positif karena meningkatkan transparansi dan akurasi laporan keuangan. Arus kas dari anak usaha yang dijual atau dilebur juga bisa dialihkan untuk pembayaran dividen atau ekspansi bisnis digital.

Langkah ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan telekomunikasi besar dunia juga melakukan simplifikasi bisnis untuk bersaing dengan perusahaan teknologi murni.

Bisnis Digital Jadi Fokus Utama

Setelah perampingan, Telkom dipastikan akan semakin agresif menggarap segmen digital. Area seperti komputasi awan, keamanan siber, dan layanan data enterprise menjadi prioritas karena pertumbuhannya jauh lebih tinggi dibanding bisnis telepon tradisional.

Perusahaan juga akan lebih leluasa menjalin kemitraan strategis karena struktur holding yang lebih sederhana memudahkan proses negosiasi dan integrasi dengan mitra global.

Langkah Telkom ini menjadi bagian dari gelombang transformasi BUMN yang lebih luas. Beberapa perusahaan pelat merah lain juga melakukan efisiensi serupa untuk menghadapi tekanan ekonomi global dan perubahan perilaku konsumen yang cepat.

Keberhasilan transformasi ini akan menjadi tolok ukur apakah BUMN Indonesia mampu beradaptasi dengan era ekonomi digital yang menuntut kecepatan dan fleksibilitas.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks