SIMPANG EMPAT — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Pasaman Barat berjalan di atas target. Dinas Kesehatan setempat mencatat 151.925 orang telah diperiksa kesehatannya selama tujuh bulan pertama 2026, atau 32,28 persen dari total sasaran tahunan sebanyak 470.700 jiwa.
Angka itu melampaui target yang ditetapkan untuk periode Januari-Juli, yakni 26,83 persen. Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia menyebut capaian ini didorong jangkauan layanan yang meluas hingga ke daerah terisolasi.
Jangkauan Layanan Berdasarkan Kelompok Usia
Layanan kesehatan gratis ini menyasar seluruh kelompok umur, dari bayi baru lahir hingga warga lanjut usia. Data Dinas Kesehatan menunjukkan cakupan terbesar ada pada kelompok dewasa usia 18-59 tahun yang mencapai 118.989 orang.
Adapun rincian capaian per kelompok usia adalah sebagai berikut:
- Bayi usia 0 bulan: 2.015 orang
- Balita dan anak prasekolah (1-6 tahun): 8.167 orang
- Anak sekolah dasar: 14.242 orang
- Anak SMP: 3.982 orang
- Anak SMA: 5.872 orang
- Dewasa (18-59 tahun): 118.989 orang
- Lansia (60 tahun ke atas): 12.212 orang
Strategi Percepatan ke Daerah Terisolasi
Untuk mengejar target tahunan sebesar 46 persen, pemkab mengerahkan sejumlah langkah. Salah satunya menerbitkan surat edaran dan instruksi bupati yang mewajibkan seluruh perangkat daerah mendukung pelaksanaan CKG bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan tenaga lainnya.
Dinas Kesehatan juga menggencarkan promosi lewat media sosial dan puskesmas untuk mengedukasi masyarakat. Petugas kesehatan secara rutin turun ke organisasi perangkat daerah (OPD) dan nagari-nagari untuk mempercepat layanan.
"Kita juga melakukan CKG kalau ada kegiatan kelompok masyarakat," ujar Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa (18/8/2026).
Tim medis bahkan menyisir pulau-pulau berpenghuni yang aksesnya sulit dijangkau, seperti yang dilakukan di Pulau Panjang pada Kamis (13/8/2026). Monitoring dan evaluasi capaian dilakukan setiap pekan untuk memastikan target tercapai.