PADANG PANJANG — Warga tak perlu lagi membuka banyak kanal untuk mengakses layanan publik atau menyampaikan keluhan. Lewat PAPAGO, seluruh kebutuhan itu dirangkum dalam satu platform yang sudah bisa diunduh melalui App Store dan Play Store.
Wali Kota Hendri Arnis menegaskan aplikasi ini bukan sekadar gudang informasi. Ia ingin PAPAGO menjadi jembatan yang memangkas jarak antara pemerintah dan warganya.
"PAPAGO kita hadirkan bukan sekadar sebagai aplikasi, tetapi sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah harus hadir, mendengar dan memberikan respons terhadap apa yang disampaikan masyarakat," ujarnya.
Lapor Warga: Keluhan Langsung Dipantau Command Center
Salah satu fitur yang menjadi andalan adalah Lapor Warga. Melalui kanal ini, masyarakat bisa melaporkan persoalan di lapangan, menyampaikan pengaduan, atau memberikan aspirasi secara langsung.
Setiap laporan yang masuk akan dipantau petugas di Command Center. Dari sana, aduan diteruskan ke perangkat daerah atau instansi terkait sesuai dengan permasalahan yang dilaporkan, sehingga tindak lanjutnya bisa lebih cepat dan terukur.
Bukan Cuma Aduan, Ada Rating Wisata dan Kuliner
PAPAGO juga dirancang untuk mempromosikan potensi lokal. Pengguna bisa mencari informasi destinasi wisata dan tempat kuliner di Padang Panjang, lengkap dengan fitur penilaian atau rating.
Hendri berharap fitur ini membantu wisatawan mengenali daya tarik kota tersebut. Di sisi lain, penilaian dari pengguna bisa menjadi masukan berharga bagi pengelola untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka.
Pintu Masuk Layanan Pemerintah di Masa Depan
Peluncuran ini baru langkah awal. Pemerintah kota berkomitmen mengembangkan PAPAGO secara berkelanjutan mengikuti kebutuhan masyarakat.
"Ke depan kita berharap PAPAGO terus dikembangkan. Bukan hanya menjadi tempat mendapatkan informasi, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintah," kata Hendri. Ia menambahkan, masukan dari warga akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan aplikasi ini.
Lewat PAPAGO, posisi masyarakat tidak lagi sekadar penerima layanan. Mereka diberi ruang untuk berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik, mulai dari melapor, memberi penilaian, hingga menyampaikan aspirasi secara langsung.
Kehadiran aplikasi ini menjadi fondasi bagi ekosistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi di Padang Panjang, seiring komitmen pemerintah melanjutkan inovasi agar teknologi memberi manfaat nyata bagi warganya.