Pencarian

Meta Didesak Jelaskan Fitur Keselamatan Anak di Instagram dan Facebook

Kamis, 20 Agustus 2026 • 10:13:31 WIB
Meta Didesak Jelaskan Fitur Keselamatan Anak di Instagram dan Facebook
Mantan karyawan Meta, Arturo Bejar, memberikan kesaksian dalam persidangan mengenai desain platform untuk pengguna remaja.

SUMATERA BARAT — Persidangan yang berlangsung sekitar enam minggu ini menjadi ujian hukum terbesar bagi cara Meta mendesain platform untuk pengguna remaja. Bejar, yang bekerja di Facebook pada 2009-2015 dan kembali sebagai konsultan Instagram pada 2019-2021, menyebut masalah keselamatan pengguna muda sebenarnya bisa ditangani cepat jika Zuckerberg menjadikannya prioritas.

Kritik Bejar soal Prioritas Zuckerberg

Dalam kesaksiannya, Bejar menggambarkan Zuckerberg sebagai figur dengan pengaruh sangat besar terhadap keputusan desain dan produk di Meta. Menurutnya, budaya perusahaan lebih banyak berfokus pada pertumbuhan dan engagement ketimbang keselamatan anak.

"Jika Mark memutuskan sesuatu adalah prioritas, itu akan selesai dengan sangat cepat," kata Bejar, seperti dilaporkan Reuters.

Bejar mengaku pernah menyampaikan kekhawatiran soal pengalaman dan keselamatan pengguna muda langsung kepada Zuckerberg dan jajaran eksekutif Meta. Namun, ia menilai masalah tersebut tidak mendapat respons yang cukup agresif dari perusahaan.

Teknologi Deteksi Anak di Bawah Umur

Salah satu poin krusial dalam kesaksian Bejar menyangkut kemampuan teknis Meta. Ia menuding perusahaan memiliki teknologi yang bisa mengidentifikasi kemungkinan jutaan pengguna berusia di bawah 13 tahun, tetapi tidak bertindak agresif untuk menangani akun-akun tersebut.

Temuan ini relevan karena kebijakan Meta menetapkan usia minimum 13 tahun untuk menggunakan Facebook dan Instagram. Bejar berpendapat kemampuan teknologi itu seharusnya dipakai lebih maksimal untuk melindungi pengguna yang belum cukup umur.

Bantahan Meta dan Potensi Kesaksian Zuckerberg

Meta membantah seluruh tuduhan dalam gugatan ini. Perusahaan menyatakan telah mengembangkan berbagai perlindungan bagi pengguna remaja selama bertahun-tahun dan menilai gugatan tersebut tidak menggambarkan upaya lengkap perusahaan meningkatkan keselamatan anak.

Para penggugat menuduh Meta menggunakan fitur yang dirancang untuk membuat pengguna muda terus kembali ke platform. Persidangan ini berpotensi menghadirkan Mark Zuckerberg dan bos Instagram Adam Mosseri sebagai saksi kunci.

Kesaksian Bejar belum bisa dianggap sebagai fakta hukum yang terbukti. Pernyataannya merupakan tuduhan dari mantan orang dalam yang masih akan diuji bersama bukti dan pembelaan perusahaan selama persidangan berlangsung.

Kasus ini menyorot pertanyaan penting: bukan hanya apakah Facebook dan Instagram punya risiko bagi anak, tetapi seberapa jauh jajaran tertinggi Meta mengetahui persoalan tersebut dan bagaimana mereka meresponsnya.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks