Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Agam menetapkan Edi Busti sebagai Ketua Umum periode 2026-2030 secara aklamasi di Objek Wisata Garuda Mas Manggopoh, Lubuk Basung, Rabu. Mantan Sekretaris Daerah Agam itu kembali memimpin untuk periode kedua setelah mendapat dukungan bulat dari 40 pengurus cabang olahraga yang hadir dalam forum tersebut.
LUBUKBASUNG — Keputusan Musorkab KONI Agam berlangsung singkat. Dari total 54 cabang olahraga terdaftar, sebanyak 40 pengurus cabor yang hadir kompak memberikan mandat kepada Edi Busti untuk melanjutkan kepemimpinannya. Pataka KONI pun langsung diserahkan pimpinan sidang kepada ketua terpilih usai keputusan dibacakan.
"Saya sangat terharu atas dukungan yang diberikan secara penuh dan saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin KONI Agam kedepan," kata Edi Busti di Lubuk Basung, Rabu.
Porprov 2026 Jadi Pekerjaan Rumah Pertama
Edi menyebut konsolidasi internal menjadi langkah awal yang akan diambil. Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus cabang olahraga telah bersepakat untuk mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
"Semua cabang olahraga di Agam bersepakat untuk mengikuti Porprov dan persoalan bagaimana kisruhnya dan pelaksanaan Musorkab nanti diserahkan ke pimpinan yang diatas," ujarnya.
Menurut Edi, hasil Musorkab kali ini merupakan komitmen bersama yang lahir dari kesepakatan seluruh pihak. Proses pemilihan dinilainya berjalan sesuai aturan organisasi tanpa ada yang dilanggar.
"Tidak ada yang kita langgar dan tidak ada yang kita kangkangi dari ADART. Kita taat aturan dan kita patuh dengan hukum," tegasnya.
Persiapan Musorkab Berjalan Sejak April
Ketua Pelaksana Musorkab KONI Agam Yuda Novri menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini mengacu pada ADART KONI, sebagai bagian dari rapat kerja dan evaluasi program periode 2021-2026. Rangkaian persiapan Musorkab sendiri telah berlangsung sejak April 2026.
"Musorkab dalam rangka untuk memilih ketua umum KONI dan formatur KONI," kata Yuda Novri.
Terpilihnya Edi Busti untuk kedua kalinya menandakan kepercayaan pengurus cabor terhadap kepemimpinannya. Fokus utama yang menanti adalah pembentukan formatur dan persiapan tim menuju Porprov 2026 yang disebutkan menjadi harapan tertinggi para pelatih dan atlet di kabupaten tersebut.