PADANG — Musyawarah Daerah I Advokat Rakyat untuk Nusantara digelar di Hotel Pangeran, Padang, dengan pembukaan yang dihadiri langsung Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. Turut hadir dalam forum itu Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy bersama para peserta musyawarah.
Kehadiran pimpinan kepolisian daerah dalam agenda organisasi advokat menandai upaya membangun komunikasi dan sinergi lintas lembaga. Kolaborasi itu mencakup aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan organisasi profesi advokat.
Mengapa Sinergi Kepolisian dan Advokat Dinilai Krusial
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menjelaskan bahwa kerja sama yang baik antara kepolisian dan organisasi advokat merupakan hal yang krusial.
"Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan organisasi advokat sangat penting untuk mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik," ujar Susmelawati.
Peran Advokat dalam Agenda Organisasi
Musda I Advokat Rakyat untuk Nusantara menjadi agenda penting bagi organisasi dalam meningkatkan peran serta advokat di bidang hukum. Forum ini mempertemukan peserta musyawarah dengan pimpinan kepolisian daerah dan pemerintah provinsi.
Kepolisian berkomitmen menjaga hubungan konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Sumatera Barat.
Apa Langkah Lanjutan Setelah Musda
Pembukaan musyawarah di Hotel Pangeran menjadi titik awal rangkaian agenda organisasi advokat tersebut. Sinergi yang dibangun bersama Polda Sumbar dan Pemprov Sumbar diharapkan berlanjut pada pelayanan hukum kepada warga.
Polda Sumbar menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi dengan organisasi profesi advokat. Kolaborasi itu dinilai menopang penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan di daerah.